Moskow (ANTARA) - Iran menyatakan siap mempertahankan diri selama diperlukan dan tidak pernah meminta gencatan senjata maupun perundingan, kata Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, Minggu (15/3).
“Kami tidak pernah meminta gencatan senjata, dan kami bahkan tidak pernah meminta perundingan. Kami siap mempertahankan diri selama diperlukan,” kata Araghchi dalam wawancara dengan CBS News.
Ia juga menyerukan kepada Amerika Serikat (AS) agar memahami bahwa menyerang Iran tidak akan menghasilkan kemenangan.
Araghchi menambahkan bahwa sejumlah negara telah menghubungi Teheran untuk meminta jaminan jalur aman bagi kapal-kapal mereka.
“Saya tidak dapat menyebutkan negara tertentu, tetapi kami telah didekati oleh sejumlah negara yang ingin memperoleh jalur aman bagi kapal mereka. Hal ini menjadi kewenangan militer kami untuk memutuskan, dan mereka telah memutuskan untuk mengizinkan sekelompok kapal dari berbagai negara melintas secara aman dan terlindungi,” ujarnya.
Ia menyampaikan hal tersebut ketika menanggapi situasi terkait komunikasi dan pembahasan dengan sejumlah negara mengenai pelayaran melalui Selat Hormuz.
Sumber: Sputnik/RIA Novosti-OANA
Baca juga: Araghchi: Iran sambut baik inisiatif untuk akhiri konflik Timur Tengah
Baca juga: Iran: 223 perempuan, 202 anak-anak tewas dalam serangan AS-Israel
Penerjemah: Katriana
Editor: Primayanti
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































