Jakarta (ANTARA) - Timnas tenis putri Indonesia menggenggam keunggulan 3-0 atas Mongolia setelah memainkan pertandingan-pertandingan Piala Billie Jean King (BJK) Grup I Asia Oceania di New Delhi, Rabu.
Petenis nasional papan atas Indonesia, Aldila Sutjiadi, membuka keunggulan 1-0 Indonesia setelah ia mengatasi perlawanan wakil Mongolia Anu-Vjin Gantor dengan kemenangan dua set langsung, 6-0, 6-0.
Setelah pertandingan itu, tunggal kedua Indonesia, yakni Anjali Kirana Junarto, juga tidak mengalami kendala saat berhadapan dengan Khongorzul Aldarkhisig. Petenis 17 tahun itu memetik kemenangan dua set langsung, dengan skor 6-2, 6-0.
Pada pertandingan ketiga yang memainkan nomor ganda, Indonesia menurunkan pasangan Anjali/ Meydiana Laviola Reinnamah.
Sebagaimana dua pertandingan sebelumnya, wakil Indonesia itu juga tidak mengalami masalah saat meladeni pasangan Jargal Altansarnai/ Oyungerel Khasbaatar, yang mereka tundukkan dalam dua set langsung, dengan skor 6-0, 6-0.
Sebelum pertandingan-pertandingan melawan Mongolia, para petenis Indonesia harus menyelesaikan sisa pertandingan mereka melawan Selandia Baru pada Rabu.
Pasangan Aldila Sutjiadi/Anjali berhadapan dengan ganda Selandia Baru, Monique Barry/Valentina Ivanov pada laga tersebut. Aldila/Anjali sempat memenangi set pertama dengan skor 6-4, sebelum kalah 0-6, 6-10 pada dua set setelahnya.
Namun Indonesia tetap menang 2-1 atas Selandia Baru. Sebab pada pertandingan-pertandingan nomor tunggal, Priska Madelyin Nugroho berhasil menang 6-4, 6-1 atas Aishi Das dan Janice Tjen menang 6-3, 6-1 atas Monique Barry.
Setelah ini, tim tenis putri Indonesia masih akan berhadapan dengan Korea Selatan,Thailand dan tuan rumah India.
Dua tim teratas dalam ajang Piala BJK Grup I Asia Oceania tersebut akan promosi ke babak playoff qualifier pada November, sementara dua tim terbawah akan terdegradasi ke Grup II Asia/Oceania 2027.
Baca juga: Indonesia targetkan lolos playoff Piala Billie Jean King 2026
Pewarta: A Rauf Andar Adipati
Editor: Junaydi Suswanto
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































