Indonesia-Prancis realisasikan kerja sama pada bidang kebudayaan

2 months ago 25

Jakarta (ANTARA) - Indonesia melalui Kementerian Kebudayaan merealisasikan kerja sama budaya dengan Kementerian Kebudayaan Prancis sebagai tindak lanjut penandatanganan nota kesepahaman pada Mei lalu, dalam bidang pengelolaan museum, pelindungan warisan budaya, serta penguatan ekosistem perfilman.

Menteri Kebudayaan Fadli Zon berkomitmen untuk terus memperdalam kemitraan budaya Indonesia-Prancis di masa mendatang termasuk mengenai kerja sama film yang saat ini tengah berjalan, serta menyoroti pentingnya memperluas jangkauan penonton film Indonesia, termasuk di kalangan audiens Prancis.

“Kami mendorong koordinasi yang lebih erat di sejumlah isu strategis, meliputi pelindungan warisan budaya, transformasi digital kebudayaan, dan penguatan peran budaya dalam agenda pembangunan berkelanjutan," kata Menbud dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Senin.

Dengan ekosistem perfilman Indonesia yang terus tumbuh, peluang co-production bersama Prancis semakin terbuka didukung perkembangan film animasi Indonesia turut memperkuat peluang tersebut.

Sementara itu, Menteri Kebudayaan Prancis, Rachida Dati mengatakan bahwa enam sineas Indonesia tengah mengikuti pelatihan produksi film bersama.

“Saat ini, enam tim sineas Indonesia tengah mengikuti pelatihan daring dan direncanakan melanjutkan program co-production secara langsung di Prancis melalui INA France Lab pada tahun mendatang,” ujarnya.

Baca juga: Fadli sebut teater mampu merepresentasikan kekayaan budaya Indonesia

Ke depan, kata dia, kerja sama perfilman akan difokuskan pada literasi perfilman, penguatan jalur co-production, inkubasi produser, program residensi dan pelatihan teknis, serta peningkatan kehadiran film Indonesia di festival dan platform Prancis, dan sebaliknya.

Adapun Prancis telah menindaklanjuti lima kesepakatan utama, meliputi kerja sama museum antar kedua negara, kerja sama perfilman dengan Center National du Cinéma (CNC), penguatan kapasitas perfilman bersama La Fémis, kerja sama riset dan koleksi antara Indonesian Heritage Agency (IHA) dan École française d’Extrême-Orient (EFEO) dan kerja sama museum dan warisan budaya antara IHA dan Musée Guimet.

Kerja sama Indonesia-Prancis juga diwujudkan melalui penyelenggaraan Panorama/Retrospective of Indonesian Cinema di La Cinémathèque française, Paris, yang merupakan implementasi langsung dari Joint Strategy for Culture dan Letter of Intent kerja sama perfilman dan audiovisual antara Kementerian Kebudayaan dan Center National du Cinéma (CNC).

Baca juga: Menteri Fadli Zon apresiasi penghargaan Prancis untuk Joko Anwar

Baca juga: Joko Anwar dianugerahi gelar ksatria oleh pemerintah Prancis

Pewarta: Sinta Ambarwati
Editor: Indriani
Copyright © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |