Nakhon Ratchasima (ANTARA) - Pelatih para bulu tangkis Indonesia Jarot Hernowo yakin timnya mampu menjadi juara umum cabang olahraga itu di ASEAN Para Games (APG) 2025 Thailand setelah berhasil memenuhi target lima emas yang ditetapkan oleh pemerintah.
Dia menyebut peluang tersebut sangat terbuka mengingat masih ada sejumlah nomor yang berpotensi kembali menghadirkan final sesama Indonesia (all Indonesian final).
"Kalau kami melihat nomor-nomor yang masih tersedia, saat ini peluangnya (juara umum para bulu tangkis-red) sudah 70 persen," kata Jarot di SPADT Convention Center, 80th Birthday Anniversary Stadium, Nakhon Ratchasima, Sabtu.
Baca juga: Indonesia juara umum para panahan APG 2025 Thailand
Baca juga: Siti Aisyah: Para renang adalah hidup saya
Sebanyak lima medali emas Indonesia dipastikan melalui penampilan konsisten para atlet di nomor ganda maupun tunggal.
Pasangan Hikmat Ramdani/Leani Ratri Oktila meraih emas ganda campuran SL3-SU5, setelah mengalahkan Fredy Setiawan/Khalimatus Sadiyah.
Kemudian Leani menambah emas dari ganda putri SL4 dan bersama Khalimatus, kembali naik podium tertinggi di ganda putri SL3-SU5 lewat sistem round robin.
Jarot menambahkan, emas berikutnya disumbangkan Qonitah Ikhtiar Syakuroh dari nomor tunggal putri SL3, seusai menundukkan wakil Malaysia dalam partai final.
Sementara satu emas lainnya dipersembahkan Warining Rahayu dari nomor tunggal putri SU5 sebagai pemuncak klasemen.
Selain emas, Indonesia juga mengoleksi empat medali perak. Raihan tersebut datang dari Fredy Setiawan/Khalimatus Sadiyah di ganda campuran SL3-SU5, Khalimatus Sadiyah di ganda putri SL4, pasangan Warining Rahayu/Qonitah Ikhtiar Syakuroh di ganda putri SL3-SU5, serta Rezky Shafi Fauziyah dari tunggal putri SU5.
Keberhasilan memenuhi target lima emas, tambah dia, menjadi modal penting bagi Indonesia yang menurunkan total 22 atlet, yang terdiri atas 15 putra dan tujuh putri, serta mengikuti 15 dari 17 nomor yang dipertandingkan.
Dengan masih adanya dua laga all Indonesian final pada nomor tunggal putra SL4 dan WH2, Indonesia dipastikan sudah mengamankan tambahan dua emas dan dua perak, pada Minggu (25/1).
Pada all Indonesian final pertama mempertemukan Hikmat Ramdani dan Fredy Setiawan, dalam nomor tunggal putra SL4. Setelah itu laga final nomor tunggal putra WH2, antara Wiwin Andri kontra Supriadi.
Baca juga: Indonesia torehkan tujuh emas-dua rekor para renang hari keempat APG
Baca juga: Tenis meja sumbang emas untuk Indonesia di ASEAN Para Games 2025
Pewarta: Donny Aditra
Editor: Michael Teguh Adiputra Siahaan
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































