Jakarta (ANTARA) - Indonesia Buddhist Entrepreneur Association (IBEA) atau Perkumpulan Pengusaha Buddhis Indonesia menyatakan kesiapan untuk memperkuat ekonomi kreatif dan kewirausahaan muda guna memajukan ekonomi bangsa.
Ketua Umum IBEA Emil Atmadjaya menyatakan semangat membangun kemandirian ekonomi, memperkuat kolaborasi, dan meningkatkan kontribusi dunia usaha bagi masyarakat menjadi latar belakang lahirnya organisasi tersebut.
"Kami hadir untuk membangun komunitas pengusaha Buddhis yang berkelimpahan sekaligus memberi manfaat bagi Indonesia," ujar dia dalam keterangannya di Jakarta, Minggu.
Emil menambahkan IBEA yang diluncurkan pada Sabtu (5/9) tersebut membawa visi menjadi komunitas pengusaha Buddhis demi mencapai keberlimpahan serta kebermanfaatan bagi Indonesia.
Visi tersebut, tambahnya, menjadi landasan bagi asosiasi untuk membangun sebuah komunitas yang tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan bisnis, tetapi juga pada terciptanya manfaat yang lebih luas lagi.
"Dalam menjalankan visi tersebut, kami menetapkan enam nilai utama (value) sebagai fondasi komunitas, yaitu Honesty, Integrity, Trust, Professional, Compassion, dan Wisdom," katanya.
Keenam nilai tersebut, lanjutnya mencerminkan keyakinan bahwa bagi para anggota IBEA dalam menjalankan pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan harus dibangun di atas kejujuran, integritas, kepercayaan, profesionalisme, kepedulian, dan kebijaksanaan.
"Dengan berpegang pada enam nilai utama tersebut kami ingin membangun budaya bisnis yang tidak hanya mengejar pertumbuhan, tetapi juga menjunjung tinggi etika, tanggung jawab, dan kebermanfaatan," katanya.
Emil menegaskan keterlibatan pemerintah, pimpinan agama dan pelaku dunia usaha, diharapkan dapat menjadi sinergi dalam mendorong perkembangan ekonomi kreatif serta kewirausahaan generasi muda di Indonesia yang dilandasi dengan moral spiritual serta cinta kasih dan kasih sayang.
Wakil Sekjen IBEA Michael Kirana menambahkan IBEA diharapkan menjadi rumah bersama bagi para pengusaha Buddhis Indonesia, sebuah komunitas yang memungkinkan untuk saling belajar, saling menguatkan, membangun kepercayaan, dan bertumbuh bersama.
"Keberlimpahan yang kita capai bukan hanya untuk diri sendiri, tetapi juga harus dapat memberikan kebermanfaatan bagi masyarakat juga bangsa Indonesia,” ujarnya.
Dia berharap keberadaan organisasi tersebut dapat menjadi wadah yang mempertemukan berbagai potensi dunia usaha sekaligus mendorong semakin banyak generasi muda untuk berani berwirausaha dan menciptakan nilai bagi masyarakat.
Pewarta: Subagyo
Editor: Ahmad Wijaya
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
















































