Bener Meriah (ANTARA) - Hunian sementara (huntara) di Bener Meriah ditargetkan minggu ini terisi semua penyintas bencana Sumatera.
Sekretaris Daerah Kabupaten Bener Meriah Riswandika Putra mengatakan bahwa saat ini terdapat 914 huntara yang tersebar di 35 lokasi di Bener Meriah.
“Hari ini dari 914 huntara yang kami bangun, ini sudah hampir 70 persen diisi oleh pengungsi,” kata Riswandika kepada ANTARA, Sabtu.
“Harapannya memang dalam Minggu ini seluruh pengungsi wajib masuk huntara. Kami terus mendorong vendor untuk lebih cepat menyiapkan huntara,” imbuhnya.
Baca juga: Wagub Sumut paparkan percepatan penanganan pascabencana ke DPR RI
Riswandika menjelaskan bahwa huntara di Bener Meriah terdapat dua jenis yakni bangunan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Kementerian Pekerjaan Umum (Kemenpu).
Sebelumnya, pemkab. Bener Meriah menyerahkan total sebanyak 226 unit huntara kepada keluarga yang kehilangan tempat tinggal atau mengalami kerusakan rumah yang cukup parah.
Melalui sinergi antara Kementerian Sosial (Kemensos) dan BNPB, para penghuni huntara tidak hanya mendapatkan bangunan fisik, tetapi juga paket bantuan komprehensif untuk mendukung kelangsungan hidup dan pemulihan ekonomi, meliputi; jaminan hidup sebesar Rp15.000/hari per orang selama tiga bulan.
Lalu stimulan pemberdayaan ekonomi yakni bantuan senilai Rp5.000.000 per kepala keluarga (KK).
Kemudian bantuan pangan yakni beras 10 kg/KK setiap bulan. Juga isian huntara berupa dana Rp3.000.000/KK untuk pemenuhan peralatan rumah tangga. Serta perlengkapan dasar meliputi kompor, matras, dan selimut dari BNPB.
Baca juga: ITB hadirkan huntara dua hari jadi bagi korban longsor Cisarua
Pewarta: Fajar Satriyo
Editor: Sambas
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































