Honda dan QuantumScape bermitra kembangkan baterai EV

1 day ago 2

Jakarta (ANTARA) - Pabrikan otomotif asal Jepang, Honda, secara resmi telah menjalin kerja sama riset dengan perusahaan teknologi asal Amerika Serikat, QuantumScape Corporation, untuk mengembangkan baterai solid-state berbasis lithium-metal yang digadang-gadang menjadi generasi berikutnya bagi kendaraan listrik.

Laman resmi dari QuantumScape pada Kamis (18/6) waktu setempat, kolaborasi ini dianggap menjadi bagian dari strategi baru Honda dalam memperkuat teknologi inti di kendaraan listrik, khususnya pada sektor penyimpanan energi.

Fokus utama kerja sama jangka panjang ini adalah mengembangkan teknologi baterai solid-state serta menciptakan proses produksi yang lebih efisien agar dapat diterapkan secara massal.

Sebelum mencapai kesepakatan, para insinyur dari Honda telah melakukan evaluasi mendalam terhadap platform baterai yang dimiliki oleh QuantumScape melalui serangkaian pengujian teknis dan perbandingan dengan standar industri yang ada.

Baca juga: Honda recall 880 ribu kendaraan karena masalah korosi pada rangka

Hasil dari survey yang dilakukan oleh insinyur Honda, produk tersebut dinilai dapat menjanjikan dan membuka peluang besar bagi penerapan teknologi tersebut pada kendaraan listrik Honda di masa mendatang.

Chief Operating Officer Research Center of Excellence Honda R&D, Atsushi Ogawa, mengatakan teknologi tersebut menunjukkan keunggulan unik dan juga menarik selama tahap pengujian berlangsung.

“Kami melihat potensi teknologi QS untuk memberikan nilai tambah di berbagai aplikasi, termasuk otomotif, dan kami sangat antusias untuk melangkah maju ke fase berikutnya dari kemitraan kami,” ujar dia.

Berbeda dengan baterai lithium-ion konvensional yang menggunakan elektrolit cair, baterai solid-state ini justru memanfaatkan material padat.

Teknologi ini memungkinkan kapasitas energi yang lebih tinggi, waktu pengisian daya yang lebih cepat, serta tingkat keamanan yang lebih baik.

Bagi konsumen, keunggulan tersebut berpotensi menghadirkan mobil listrik dengan jarak tempuh lebih jauh dan waktu pengisian baterai yang lebih singkat.

Sel baterai solid-state QuantumScape memiliki dimensi 84,5 mm x 65,6 mm x 4,6 mm dengan bobot hanya 71,8 gram.

Baca juga: Tampilan Honda Civic Type R HRC Track Edition diperlihatkan

Meski berukuran ringkas, baterai tersebut mampu menghasilkan kepadatan energi volumetrik mencapai 844 Wh/L dan kepadatan energi gravimetrik sebesar 301 Wh/kg.

CEO QuantumScape, Dr. Siva Sivaram, menyebutkan bahwa evaluasi yang dilakukan Honda membuktikan bahwa mereka merupakan salah satu produsen otomotif paling ketat dalam menjalin kemitraan.

“Perjanjian ini mencerminkan meningkatnya kepercayaan pada baterai lithium-metal solid-state QS untuk memungkinkan penyimpanan energi yang lebih aman dan berdensitas lebih tinggi,” ucap dia.

Kerja sama ini mencerminkan perubahan arah industri otomotif dunia. Alih-alih membangun fasilitas produksi sendiri dengan biaya yang sangat besar, perusahaan teknologi kini memilih model lisensi dan kemitraan manufaktur dengan produsen kendaraan mapan.

Selain untuk mobil penumpang, teknologi baterai solid-state juga diproyeksikan merambah sektor lain seperti dirgantara, sistem pertahanan, hingga pusat data kecerdasan buatan (AI).

Dengan kebutuhan yang sama, yakni pengisian daya cepat, kapasitas energi besar, dan tingkat keselamatan tinggi, baterai solid-state diperkirakan akan menjadi salah satu fondasi utama transportasi masa depan.

Baca juga: Honda Racing Indonesia perkenalkan Rachel Cia untuk musim balap 2026

Baca juga: Mobil listrik Honda Super-ONE sudah mulai dipasarkan di Jepang

Pewarta:
Editor: Mahmudah
Copyright © ANTARA 2026

Read Entire Article
Rakyat news | | | |