Jakarta (ANTARA) - Herbalife Indonesia dan Cita Sehat meluncurkan program pencegahan stunting dan sanitasi berbasis masyarakat yang digelar di Posyandu Sendowo Kidul, Kalurahan Kedungkeris, Gunungkidul yang akan berlangsung selama tiga tahun.
“Kegiatan mencakup pemenuhan nutrisi, edukasi kesehatan, perubahan perilaku, peningkatan kapasitas kader, serta dukungan sanitasi,” kata Director Herbalife Indonesia Oktrianto Wahyu Jatmiko di Jakarta, Kamis.
Ia mengatakan pencegahan stunting membutuhkan pendekatan menyeluruh. Menurut dia, upaya tersebut tidak cukup hanya mengandalkan pemenuhan kebutuhan gizi anak.
Baca juga: Mendukbangga kunjungi keluarga rentan stunting di Gunungkidul
Menurut dia, stunting membutuhkan pendekatan yang menyeluruh, tidak hanya tentang gizi, tetapi juga edukasi dan perubahan perilaku hidup sehat.
“Juga peningkatan kapasitas tenaga kesehatan, serta akses terhadap lingkungan dan sanitasi yang lebih baik,” kata dia.
Ia menambahkan kolaborasi berbagai pihak menjadi kunci keberhasilan melalui program kesehatan masyarakat yang melibatkan pemerintah, tenaga kesehatan, organisasi masyarakat, kader, hingga penerima manfaat. “Kami merasa terhormat dapat bekerja sama dengan Cita Sehat dalam meluncurkan program pencegahan stunting dan sanitasi berbasis masyarakat di Kalurahan Kedungkeris, Kapanewon (kecamatan) Nglipar,” kata dia.
Ia mengatakan program tiga tahun ini merupakan bagian dari komitmen pihaknya untuk mendukung upaya pemerintah dalam penurunan stunting dan mewujudkan generasi Indonesia lebih sehat.
Sementara itu, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes Gunungkidul Damayanti Mustikarini berharap program tersebut berjalan berkelanjutan dan berkontribusi menurunkan angka stunting.
Ia berharap cakupan program dapat diperluas ke wilayah lain. “Semoga program ini berkelanjutan dan angka stuntingnya menurun, karena itu salah satu indikator kesehatan dan ada rencana wilayah lebih luas lagi. Bukan hanya Kedungkeris,” kata dia.
Baca juga: Baznas salurkan bantuan logistik keluarga di Gunungkidul atas stunting
Lurah Kedungkeris Rusdi Martono mengapresiasi dukungan berbagai pihak dalam upaya pencegahan stunting di wilayahnya.
Ia mengapresiasi pembangunan fasilitas Posyandu yang didukung Herbalife Indonesia.
Menurut dia, gedung penambahan fasilitas dan sarana untuk memperkuat semangat dan usaha dalam pencegahan stunting di Kelurahan Kedungkeris.
Fasilitas tersebut tidak hanya digunakan untuk pelayanan Posyandu, tetapi juga berbagai kegiatan masyarakat. Mulai dari penimbangan balita, remaja dan lansia, memasak, serta koordinasi kelompok remaja, kelompok tani, dan masyarakat Sendowo Kidul.
Sementara Direktur Cita Sehat, Ali Mujianto mengatakan pihaknya dipercaya menjalankan program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) kesehatan yang berorientasi pada dampak masyarakat.
Menurutnya, program akan menggabungkan kegiatan promotif, preventif serta peningkatan kapasitas masyarakat.
“Terima kasih Herbalife telah mempercayakan program CSR kesehatan yang berdampak kepada Cita Sehat,” ujarnya.
Ia mengatakan dalam empat bulan awal pelaksanaan, sejumlah kegiatan kesehatan akan dilakukan bersama pemangku kepentingan.
Kegiatan tersebut mencakup senam sehat, seminar nutrisi, pelatihan kader, suplementasi, hingga edukasi kesehatan ibu dan anak.
Pihaknya akan menggelar pelatihan 25 kompetensi dasar kader kesehatan dan pelatihan kader keluarga berencana. Selain itu, terdapat suplementasi untuk ibu hamil, ibu menyusui dan calon ibu, serta pendampingan bagi ibu hamil dan menyusui.
Baca juga: Dinkes: Tingginya kasus kekerdilan di Gunungkidul disebabkan anemia
Baca juga: BKKBN lakukan audit di Gunungkidul akibat prevalensi stunting naik
Kegiatan lainnya berupa senam ibu hamil serta lokakarya memasak pemberian makanan tambahan dan penerapan konsep "Isi Piringku".
Rangkaian kegiatan tersebut diarahkan untuk memperkuat pengetahuan, keterampilan dan perubahan perilaku masyarakat.
Ia menilai pencegahan stunting perlu dilakukan dengan membangun kapasitas masyarakat di tingkat paling dekat.
Masyarakat diharapkan mampu berperan aktif dalam menciptakan lingkungan sehat dan mendukung tumbuh kembang anak.
Kolaborasi Herbalife Indonesia, Cita Sehat, pemerintah daerah, tenaga kesehatan, kader, dan masyarakat menjadi bagian dari upaya tersebut.
“Program di Kedungkeris diharapkan dapat memperkuat ekosistem kesehatan masyarakat secara inklusif dan berkelanjutan,” kata dia.
Pewarta: Mario Sofia Nasution
Editor: Endang Sukarelawati
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
















































