Hadiri Milad PUI, Kapolri tekankan sinergi kawal program pemerintah

3 hours ago 3
"Sepandai-pandainya kita, sepandainya masing-masing elemen bangsa ini, namun kalau berdiri sendiri, bergerak secara ego sektoral, maka akan sulit untuk membawa satu kemajuan. Kemajuan itu bisa terjadi kalau kita semuanya rukun dan bersatu,”

Jakarta (ANTARA) - Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo menekankan pentingnya sinergisitas seluruh elemen masyarakat dalam mengawal program pemerintah saat menghadiri acara puncak peringatan ulang tahun Persatuan Ummat Islam (PUI) di Majalengka, Jawa Barat, Senin.

Dikutip dari keterangan resmi, dalam kegiatan tersebut, Kapolri menekankan bahwa untuk menyukseskan seluruh program pemerintah, diperlukan sinergisitas dan kolaborasi seluruh elemen bangsa.

Sinergi itu, ujar dia, menjadi kunci utama dalam menghadapi seluruh tantangan baik tingkat global maupun dalam negeri.

Ia juga mengajak masyarakat untuk merawat keberagaman di Indonesia agar bisa menjadi kekuatan untuk maju dan berkembang ke arah yang lebih baik.

Menurutnya, apabila masyarakat terus saling diadu domba, maka pembangunan dan cita-cita menuju Indonesia Emas 2045 akan sulit berjalan lancar.

"Sepandai-pandainya kita, sepandainya masing-masing elemen bangsa ini, namun kalau berdiri sendiri, bergerak secara ego sektoral, maka akan sulit untuk membawa satu kemajuan. Kemajuan itu bisa terjadi kalau kita semuanya rukun dan bersatu,” tuturnya.

Pada akhir paparannya, jenderal polisi bintang empat itu mengatakan bahwa Presiden RI Prabowo Subianto telah mencanangkan program prioritas Astacita untuk mendukung visi Indonesia Maju menuju Indonesia Emas 2045.

Dalam mendukung visi tersebut, sambung dia, Polri telah terlibat aktif di sejumlah program prioritas pemerintah, mulai dari program ketahanan pangan lewat swasembada jagung hingga program Makan Bergizi Gratis (MBG) lewat SPPG Polri.

Oleh sebab itu, ia meminta PUI untuk dapat membantu mengawasi hal-hal negatif di masyarakat, mulai dari judi online, pinjaman online, hingga narkoba.

"Saya harapkan PUI betul-betul ikut aktif untuk betul-betul mengawasi tiga hal tersebut karena ini menjadi ancaman generasi muda, ancaman bangsa kita. Kenapa? Kita harus berjalan sesuai roadmap (peta jalan) untuk mewujudkan cita-cita menuju Indonesia Emas 2045," ucapnya.

Baca juga: Kapolri perintahkan oknum Brimob aniaya anak dihukum berat

Baca juga: Anggota DPR desak Kapolri cepat atasi kasus anggota sebab rakyat resah

Baca juga: Kapolri perintahkan jajaran usut tuntas kasus Brimob aniaya anak

Pewarta: Nadia Putri Rahmani
Editor: Agus Setiawan
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |