Gubernur Sumut bangun dua akses jalur baru ke wisata air panas di Karo

3 hours ago 3

Medan (ANTARA) - Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution akan membangun dua akses jalur baru ke kawasan wisata pemandian air panas Sidebuk Debuk di Desa Semangat Gunung, Kabupaten Karo, Sumut.

Bobby mengatakan, langkah ini menjadi bagian atas upaya untuk meningkatkan kualitas dan daya saing destinasi wisata unggulan Sumatera Utara, setelah penghapusan berbagai retribusi dari pengunjung.

"Kita sudah komitmen tidak ada lagi pungutan kepada pengunjung. Ini langkah awal menaikkan kelas objek pariwisata kita, kemudian akses yang lebih mudah juga sangat penting,” kata Bobby usai menerima Bupati Karo Antonius Ginting di Kantor Gubernur Sumut, Medan, Senin.

Selain peningkatan akses jalan baru, Bobby juga mendorong agar Pemerintah Kabupaten Karo untuk membentuk kampung wisata di lokasi pemandian air panas Sidebuk Debuk.

Kampung wisata ini diharapkan menjadi pusat aktivitas perekonomian melalui pengembangan sentra oleh-oleh, area penjual makanan, dan berbagai usaha pendukung lainnya dikelola oleh masyarakat setempat.

"Bisa memanfaatkan CSR (tanggung jawab sosial perusahaan) para pelaku usaha di sana mungkin. Beberapa pelaku usaha mengumpulkan dana CSR yang digunakan membangun kampung wisata, dan pengelolanya masyarakat,” ujar Bobby.

Bupati Karo Antonius Ginting menjelaskan, terdapat dua akses jalur baru yang akan dibangun tidak hanya mempermudah akses menuju kawasan wisata pemandian air panas Sidebuk Debuk.

"Tetapi juga membantu mengurai kemacetan lalu lintas di kawasan Berastagi dan sekitarnya jelang akhir pekan serta hari libur nasional," papar Antonius.

Bupati menjelaskan, jalur pertama menghubungkan Penatapan Berastagi dengan Desa Semangat Gunung, sedangkan jalur kedua menghubungkan Jaranguda Berastagi dengan Desa Semangat Gunung.

"Jadi yang dari Medan bisa langsung ke lokasi tanpa harus ke Daulu dahulu. Dari Simalungun, dan Aceh Tenggara bisa dari Jaranguda. Ini juga membantu memecah kemacetan lalu lintas," tegasnya.

Ia juga menjelaskan, skema retribusi ke depan akan dibebankan langsung kepada para pelaku usaha lewat pajak restoran, penginapan, tempat pemandian, parkir, dan usaha lainnya.

"Retribusinya dari situ. Kemudian masyarakat kita akan bekerja di sana, seperti parkir, pengutip retribusi, petugas kebersihan, dan lainnya. Kita alihkan mereka ke pekerjaan yang profesional,” ujar Antonius.

Baca juga: Gubernur Sumut akhiri retribusi wisata air panas Sidebuk Debuk di Karo

Baca juga: Dishub Sumut sediakan layanan transportasi wisata gratis

Baca juga: Gubernur Sumut perjuangkan kawasan Danau Toba jadi KEK Pariwisata

Pewarta: Muhammad Said
Editor: Faisal Yunianto
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |