RM BTS ditunjuk jadi duta global Museum Nasional Korea

2 hours ago 3

Jakarta (ANTARA) - Pemimpin grup K-pop BTS, RM resmi ditunjuk sebagai duta global pertama Museum Nasional Korea.

Penyanyi yang memiliki nama asli Kim Nam-joon itu ditunjuk sebagai duta global pertama Museum Nasional Korea untuk membantu mempromosikan warisan budaya Korea ke seluruh dunia, sebagaimana dilaporkan Kantor Berita Yonhap, pada Sabtu (20/6).

Direktur Museum Nasional Korea, You Hong-june menyampaikan harapannya agar RM dapat membantu meningkatkan profil museum di tingkat global.

Baca juga: RM BTS beberkan akhirnya mendapatkan SIM di usia 31 tahun

“Merupakan hal yang bermakna untuk berbagi keindahan warisan budaya kita kepada dunia bersama RM,” kata dia.

Penunjukan RM sebagai duta global pertama dari Museum Nasional Korea itu, menurut pihak museum, karena ketertarikan sang penyanyi itu terhadap budaya dan seni tradisional Korea Selatan yang ditunjukkan sejak lama, serta upayanya dalam mendukung pelestarian warisan budaya.

RM diketahui menyumbangkan masing-masing 100 juta won (sekitar 65.231 dolar AS) pada 2021 dan 2022 kepada Overseas Korean Cultural Heritage Foundation untuk mendukung pelestarian dan restorasi aset budaya Korea yang berada di luar negeri.

Baca juga: RM bagikan pemikiran BTS yang sempat pertimbangkan bubar

Sebagai kolektor seni yang antusias, RM juga dijadwalkan menggelar pameran khusus yang menampilkan karya-karya dari koleksi pribadinya di San Francisco Museum of Modern Art pada Oktober mendatang.

RM BTS dalam perannya sebagai duta global, akan berpartisipasi dalam berbagai kegiatan promosi museum serta membantu memperkenalkan sejarah dan budaya tradisional Korea kepada masyarakat internasional.

“Saya akan melakukan yang terbaik untuk membantu lebih banyak orang dapat mengapresiasi keindahan dan nilai warisan budaya kita,” ujar RM.

Baca juga: RM BTS ditunjuk jadi pembicara utama pada KTT CEO APEC 2025 di Korsel

Penerjemah: Sri Dewi Larasati
Editor: Siti Zulaikha
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |