Ternate (ANTARA) - Gubernur Maluku Utara (Malut) Sherly Tjoanda terus mendorong upaya akselerasi Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) untuk naik kelas melalui pengembangan literasi keuangan hingga dukungan modal usaha.
"Kunci naik kelas adalah memahami literasi keuangan. Jangan sampai modal usaha terpakai untuk biaya gaya hidup," kata Sherly Tjoanda secara resmi membuka agenda strategis bertajuk Akselerasi UMKM Naik Kelas sebagai Motor Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Masa Depan” yang diselenggarakan di Dhuafa Center, Malut, Kamis.
Sehingga, ia mengapresiasi integritas para ibu di Maluku Utara yang memiliki catatan kredit yang sangat baik tanpa adanya pembiayaan macet.
Acara yang melibatkan PT Permodalan Nasional Madani (PNM) itu dihadiri oleh sekitar 600 peserta serta 20 pelaku UMKM lokal. Agenda utama kegiatan ini adalah peluncuran perluasan program pembiayaan PNM Mekaar yang ditujukan khusus bagi kaum perempuan di wilayah Maluku Utara.
Dalam sambutannya, Gubernur Sherly menyoroti capaian ekonomi Maluku Utara yang sangat impresif, di mana pada Kuartal III tahun 2025 tercatat tumbuh sebesar 39%, angka tertinggi di Indonesia. Namun, ia menekankan bahwa pertumbuhan angka tersebut harus diikuti dengan pemerataan ekonomi yang nyata.
Sementara itu, Direktur Bisnis PNM Kindaris menjelaskan bahwa PNM berkomitmen memperluas jangkauan layanan di Maluku Utara dan tahun 2026, PNM berencana menambah kantor cabang dari 1 menjadi 5 cabang, yang mencakup wilayah Tidore, Sofifi, Weda, dan Morotai. Targetnya adalah merangkul 10.000 nasabah baru dengan total penyaluran dana mencapai Rp50 miliar.
"Sejak 1999, PNM fokus pada akses keuangan ultra mikro. Saat ini secara nasional kami telah melayani 12,2 juta nasabah aktif," katanya.
Apresiasi mendalam datang dari pelaku usaha lokal, salah satunya Mulyati Mahmud (50), pemilik usaha nasi kuning asal Kelurahan Moya yang telah merintis usahanya selama 15 tahun. Ia berharap program PNM Mekaar dapat terus berlanjut untuk menyokong modal kerja masyarakat kecil.
Seperti diketahui, penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Gubernur Malut dan Direktur Bisnis PNM terkait pengembangan usaha ultra mikro dan mikro. Serta peresmian pembukaan Unit Mekar oleh Gubernur Sherly.
Penayangan video dokumentasi penyaluran PNM Mekaar adalah sebagai bukti nyata kontribusi PNM di lapangan.
Pewarta: Abdul Fatah
Editor: Virna P Setyorini
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

















































