Grab perluas upaya pemberdayaan perempuan di era digital

1 hour ago 2

Jakarta (ANTARA) - Grab Indonesia berupaya memperluas pemberdayaan perempuan di berbagai lini ekosistem untuk menciptakan ruang yang lebih aman, inklusif, dan penuh peluang untuk perempuan Indonesia di era digital.

“Kami ingin memastikan setiap perempuan di dalam ekosistem memiliki ruang untuk tumbuh dan mandiri. Fokus kami adalah memberikan mereka wadah untuk berkembang, sehingga mereka mampu membuka jalan dan menginspirasi perempuan lainnya untuk menciptakan dampak yang lebih luas," kata Chief Executive Officer, Grab Indonesia, Neneng Goenadi, dalam keterangan pers yang diterima, Kamis.

Program pemberdayaan ini mencakup pelatihan keamanan diri di jalan bagi Mitra Pengemudi Perempuan, literasi keuangan dan pengembangan usaha bagi Mitra Merchant pelaku UMKM perempuan, serta sesi inspiratif bagi generasi muda perempuan di bidang teknologi.

Lewat program NGERUMPI (Ngobrol Seputar Masalah Wiramudi), Grab menjawab tantangan keselamatan perempuan di jalan dengan menghadirkan workshop bertajuk “Jaga Diri di Jalan: Self-Defense untuk Perempuan Berkendara”.

Baca juga: Grab hadirkan 13 fitur berbasis AI untuk mudahkan aktivitas pengguna

Melalui sesi interaktif bersama instruktur bela diri profesional, para peserta dibekali teknik dasar perlindungan diri, mulai dari cara menghadapi ancaman hingga meningkatkan kesadaran situasional saat bekerja di jalan.

Untuk memperkuat kemandirian finansial pelaku UMKM perempuan, Grab juga menghadirkan program SERABI (Sekumpulan Perempuan Bisa) yang berfokus pada pemberdayaan Mitra Merchant perempuan.

Para peserta dibekali pemahaman praktis tentang pentingnya pengelolaan keuangan yang sehat dan berkelanjutan, mulai dari membedakan modal produktif dengan pinjaman berisiko, tips menyisihkan sebagian keuntungan untuk dana darurat usaha, hingga cara mengidentifikasi kebocoran pengeluaran seperti pengeluaran kecil yang tidak tercatat, promosi berlebihan, dan biaya operasional yang kurang efisien.

“Bagi pelaku UMKM, pengelolaan keuangan yang sehat menjadi fondasi penting bagi keberlangsungan bisnis. Dengan memahami cara mengatur arus kas dan membangun dana darurat, pelaku usaha dapat lebih siap menghadapi tantangan sekaligus mengembangkan bisnisnya secara berkelanjutan,” kata Financial Planner Ayu Sara Herlia.

Sebagai langkah nyata untuk mendukung kepemimpinan perempuan di era AI, Grab berkolaborasi dengan Google Developer Group (GDG) Jakarta menyelenggarakan "Women Techmakers: Break the Pattern”.

Melalui keterlibatan para pemimpin perempuan Grab di bidang teknologi, inisiatif ini bertujuan mendorong lebih banyak perempuan untuk mengambil peran strategis untuk menciptakan dampak yang lebih besar melalui inovasi teknologi.

Grab juga mempersiapkan program "STEM Talks" pada 8 Mei 2026 sebagai wadah bagi mahasiswa perempuan untuk mengeksplorasi peluang di industri teknologi melalui sesi berbagi wawasan tentang Tech for Impact.

Baca juga: Grab siap kolaborasi dengan pemerintah terkait Perpres 27/2026

Baca juga: Pelaku UMKM manfaatkan teknologi AI Grab untuk kembangkan usaha

Baca juga: Grab tingkatkan dana abadi untuk program mitra Asia Tenggara

Pewarta: Fitra Ashari
Editor: Mahmudah
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |