Grab bawa mitra UMKM tampilkan cita rasa kopi Indonesia di WEF 2026

1 week ago 6
ekonomi digital berbasis kemitraan dapat tumbuh secara inklusif, dengan UMKM sebagai bagian utama dari ekosistem

Jakarta (ANTARA) - Perusahaan teknologi Grab Indonesia membawa mitra usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) Coffeenatics ke ajang Forum Ekonomi Dunia (WEF) 2026 di Davos, Swiss, untuk menampilkan cita rasa kopi Nusantara.

CEO Grab Indonesia Neneng Goenadi dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu, mengatakan kehadiran Coffeenatics di Paviliun Indonesia mencerminkan potensi besar UMKM lokal untuk bertransformasi, naik kelas dan mengambil bagian dalam percakapan ekonomi global.

“Ini menegaskan pentingnya peran teknologi dan kemitraan dalam mendorong ekonomi digital yang berkelanjutan, sekaligus membawa pengalaman nyata UMKM Indonesia ke dalam percakapan global,” kata Neneng.

Ia mengatakan partisipasi Coffeenatics di WEF Davos 2026 juga merupakan bagian dari konsistensi Grab dalam mengenalkan potensi UMKM Indonesia ke panggung internasional yang sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat perlindungan sosial dan mendorong ekonomi digital yang inklusif.

“Melalui forum ini, kami ingin menunjukkan bagaimana ekonomi digital berbasis kemitraan dapat tumbuh secara inklusif, dengan UMKM sebagai bagian utama dari ekosistem,” ujarnya.

Selain menghadirkan Coffeenatics di Paviliun Indonesia, Grab juga berpartisipasi aktif dalam forum WEF Davos 2026 melalui sesi diskusi panel.

Neneng turut tampil sebagai pembicara dalam sesi yang membahas peran teknologi dalam mendorong ekonomi digital, sekaligus menegaskan komitmen Grab dalam memperkuat keamanan dan keselamatan bagi pengguna di dalam ekosistem.

“Di Indonesia, ekonomi digital telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Pertumbuhan yang inklusif hanya dapat terwujud melalui infrastruktur yang kuat dan kolaborasi lintas pemangku kepentingan,” kata Neneng.

“Dengan fondasi tersebut, Grab berkomitmen memberdayakan UMKM melalui akses permodalan, pemanfaatan teknologi, dan edukasi digital berbasis AI agar mereka dapat tumbuh secara berkelanjutan,” imbuhnya.

Upaya mendorong ekonomi yang menyeluruh, menurut dia, menuntut pendekatan yang konsisten dan kolaboratif di seluruh ekosistem.

Perubahan ekonomi dimulai dari pelaku usaha di tingkat akar rumput dan diperkuat melalui sinergi berkelanjutan antara pelaku usaha, platform digital dan pemangku kepentingan lainnya.

“Dengan kolaborasi pemerintah pusat dan daerah, pelaku usaha, serta mitra ekosistem lainnya, Grab berupaya menerjemahkan komitmen terhadap ekonomi inklusif ini ke dalam program-program nyata yang berdampak langsung bagi UMKM di berbagai daerah,” ujarnya.

Baca juga: Menteri UMKM: Sinergi lintas sektor kunci ekosistem bisnis digital

Baca juga: Grab kucurkan Rp100 miliar untuk program kesejahteraan mitra

Baca juga: Kolaborasi swasta dan Kementerian UMKM dorong ekraf Kudus

Pewarta: Arnidhya Nur Zhafira
Editor: Agus Salim
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |