Gibran yakini warga naik transportasi umum jika modern dan terintegrasi

3 hours ago 6
Transportasi publik yang modern ini adalah salah satu prioritas Bapak Presiden. Saya yakin jika transportasi publiknya aman, nyaman, modern, dan terintegrasi, semua akan berbondong-bondong menggunakannya

Jakarta (ANTARA) - Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka meyakini masyarakat akan beralih menggunakan transportasi publik apabila moda transportasi tersebut aman, nyaman, modern, dan terintegrasi, termasuk pada sistem moda raya terpadu (MRT) Jakarta.

Hal tersebut disampaikan Gibran usai meninjau proyek MRT Jakarta Fase 2A lintas Harmoni–Sawah Besar di Jakarta, Selasa, yang saat ini telah mencapai progres 59,76 persen.

“Transportasi publik yang modern ini adalah salah satu prioritas Bapak Presiden. Saya yakin jika transportasi publiknya aman, nyaman, modern, dan terintegrasi, semua akan berbondong-bondong menggunakannya,” kata Gibran.

Dalam peninjauan tersebut, Gibran didampingi Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, serta Direktur Utama PT MRT Jakarta Tuhiyat. Rombongan meninjau langsung perkembangan konstruksi bawah tanah, termasuk perjalanan melalui terowongan (tunnel) MRT.

Baca juga: Transportasi publik Jakarta perlu penguatan integrasi dan kesetaraan

Gibran juga mengapresiasi kebijakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang memberikan pembebasan tarif transportasi bagi 15 golongan masyarakat, termasuk lansia dan penyandang disabilitas.

Menurutnya, kebijakan tersebut perlu diiringi dengan peningkatan kualitas layanan transportasi yang aman dan nyaman bagi kelompok rentan.

“Yang paling penting sekali lagi aman dan nyaman untuk anak-anak, perempuan, ibu hamil, lansia, dan kaum difabel,” ujarnya.

Baca juga: Jakpro proyeksi penumpang LRT Jakarta fase 1B tembus 80 ribu orang

Selain MRT, Gibran turut mengapresiasi pengembangan transportasi publik lainnya di Jakarta seperti LRT Jakarta dan Transjakarta, termasuk perluasan layanan hingga wilayah aglomerasi.

“Sekarang Transjakarta juga sudah melayani wilayah aglomerasi,” katanya.

Berdasarkan data per 25 April 2026, pembangunan MRT Jakarta Fase 2A lintas Bundaran HI–Kota telah mencapai progres 59,76 persen. Pekerjaan konstruksi, termasuk pembangunan dinding stasiun (diaphragm wall) dan struktur di area Duta Merlin, terus berjalan.

Selain itu, konektivitas terowongan bawah tanah dari Stasiun Sawah Besar menuju Harmoni juga telah dapat dilalui untuk keperluan teknis pekerjaan proyek.

Baca juga: MRT Jakarta targetkan 50 juta penumpang pada 2026

Baca juga: Trotoar di Jakarta difokuskan di simpul transportasi imbas efisiensi

Pewarta: Mentari Dwi Gayati
Editor: Abdul Hakim
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |