Gibran borong ikan baronang hingga sayuran di pasar Biak Numfor

3 weeks ago 12
‎"Ayo dibeli Pak Gibran,"

Biak Numfor (ANTARA) - Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka memborong berbagai sumber pangan lokal, seperti ikan baronang, ikan panjang dan sayuran terong, hingga cabai saat mengunjungi Pasar Ikan di Biak Numfor, Papua, Selasa.

‎Usai mengunjungi Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 41 di Biak Numfor, Wapres beserta rombongan terbatas mengunjungi Pasar Ikan yang menjual aneka produk laut, seperti ikan, kepiting hingga cumi-cumi.

‎Saat tiba di lokasi, Wapres yang mengenakan kemeja cokelat muda dan tas noken khas Papua disambut antusias oleh para pedagang dan pembeli.

‎Sambil berkeliling pasar, Gibran menyapa dan menyalami warga. Sesekali, ia meladeni warga yang mengajaknya berfoto bersama.

‎Ketika berada di lapak yang menjual ikan panjang, Gibran membeli ikan tersebut.

‎"Ayo dibeli Pak Gibran," kata mama penjual ikan panjang kepada Gibran.

‎"Nanti ada yang beli ya," kata Gibran kepada penjual ikan tersebut sambil sesekali mengamati komoditas ikan itu.

‎Gibran juga terlihat memborong ikan baronang dan ikan panjang senilai Rp600.000.

‎Selain ikan, Gibran juga memborong sayur-sayuran.

‎Adapun selama berkeliling pasar, warga setempat juga meneriakkan nama sang Wapres beberapa kali.

‎"Gibran, Gibran, Gibran," teriak warga di pasar.

‎Sejumlah pedagang pun mengaku bahagia bisa bertemu Wapres secara langsung, salah satunya penjual ikan bernama Musa Rumaropen.

‎"Kami sangat bangga bahwa bapak Wapres bisa hadir di tengah-tengah pasar ikan, suatu kebanggaan bagi kami," ungkap Musa.

‎Musa pun berharap pasar itu dapat menjadi tempat yang semakin nyaman untuk berniaga.

Baca juga: Tinjau Sekolah Rakyat di Biak, Gibran puji fasilitas untuk siswa

Baca juga: Pakai tas noken Papua, Gibran kunjungi Biak hingga Yahukimo

Baca juga: Menkeu sebut Presiden setujui TKD Aceh 2026 tidak di potong

Pewarta: Mentari Dwi Gayati
Editor: Agus Setiawan
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |