Gapmmi: Keberadaan Menperin Agus di DEN beri kepastian energi industri

2 days ago 7

Jakarta (ANTARA) - ‎Gabungan Produsen Makanan dan Minuman Indonesia (Gapmmi) menilai keberadaan Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita, sebagai Anggota Dewan Energi Nasional (DEN) memberikan kepastian kebijakan ketahanan energi untuk industri.

Ketua Umum Gapmmi Adhi Lukman, dalam pernyataan di Jakarta, Senin, menegaskan bahwa pengalaman Menperin di sektor industri menjadi modal penting dalam perumusan kebijakan energi nasional.

"Menperin merupakan sosok yang memahami betul dinamika industri manufaktur Indonesia. Beliau memiliki pengalaman panjang dalam membina sektor industri serta mengetahui secara langsung tantangan yang dihadapi pelaku usaha, termasuk kebutuhan akan energi yang terjangkau untuk mendorong produktivitas dan daya saing," kata Adhi.‎

Lebih lanjut, Adhi berharap kehadiran Menperin di DEN mampu memastikan harmonisasi kebijakan energi dan industri, terutama dalam menghadapi tantangan global dan transisi menuju energi yang lebih berkelanjutan.

‎"Dengan posisi barunya di DEN, Menperin Agus diharapkan mampu memperjuangkan harmonisasi kebijakan energi dan industri agar saling mendukung, terutama dalam menghadapi transisi energi dan tantangan global menuju produksi rendah emisi. Kehadirannya juga diharapkan dapat memperkuat advokasi untuk ketersediaan energi yang konsisten, termasuk listrik dan gas, yang sangat menentukan keberlanjutan kegiatan industri," lanjut Adhi.

Gapmmi juga menilai peran DEN sangat krusial dalam menjaga ketahanan energi nasional, mengingat seluruh proses produksi industri makanan dan minuman, mulai dari pemanasan, pendinginan, pengeringan, sterilisasi hingga pengemasan sangat bergantung pada energi yang andal.

Rantai pendingin (cold chain) katanya juga menjadi elemen penting dalam menjaga keamanan pangan nasional.

Selain itu, Gapmmi berharap kebijakan energi nasional dapat mendorong efisiensi biaya industri, termasuk percepatan realisasi harga gas bumi tertentu (HGBT) bagi sektor makanan dan minuman.

Menurut dia, kepastian pasokan dan harga energi dinilai akan memperkuat daya saing industri, baik di pasar domestik maupun global.‎

Sinergi pemerintah, sektor energi, dan pelaku industri, lanjutnya, diyakini mampu menciptakan ekosistem industri yang lebih kuat, tangguh, dan berkelanjutan, sekaligus memperkokoh ketahanan energi dan ekonomi nasional.

‎"Harapan kami untuk DEN juga bantu upayakan percepatan transisi menuju energi terbarukan yang secara biaya investasi awal masih dinilai lebih mahal dibandingkan fosil, meliputi tingginya biaya investasi awal, infrastruktur jaringan yang belum memadai, serta regulasi yang belum sepenuhnya mendukung," kata Adhi.

Baca juga: ‎HKI nilai keberadaan DEN perkuat tata kelola energi nasional

Baca juga: Bahlil nilai pelantikan DEN jadi babak baru pengelolaan energi

Baca juga: Mensesneg: Anggota DEN diisi 8 pemangku kepentingan dan 7 menteri

Pewarta: Ahmad Muzdaffar Fauzan
Editor: Kelik Dewanto
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |