Enam jembatan diresmikan, akses Agam kembali lancar pascabencana 

1 week ago 11

Lubuk Basung (ANTARA) - Tentara Nasional Indonesia (TNI) meresmikan enam jembatan di Kabupaten Agam, Sumatera Barat, dalam memulihkan akses transportasi warga terdampak bencana banjir bandang melanda daerah itu.

Peresmian enam jembatan terdiri dari tiga bailey dan tiga armco dipusatkan di Jorong Sungai Rangeh, Nagari Bayua, Kecamatan Tanjung Raya, Rabu (28/1).

Di Kecamatan Tanjung Raya, peresmian meliputi jembatan bailey di Sungai Rangeh, jembatan armco di Sampia Sungai Rangeh, Kampung Jambu, dan Bancah.

Sementara melalui zoom meeting, diresmikan jembatan bailey Aia Taganang Kecamatan Matur dan jembatan bailey di Kubu Sarunai Kecamatan Canduang.

Kepala Staf Kodam (Kasdam) XX/Tuanku Imam Bonjol Brigjen TNI Heri Prakoso P. Wibowo mengatakan pembangunan ini merupakan tindak lanjut instruksi Presiden Prabowo Subianto dalam percepatan pemulihan infrastruktur pascabencana.

Baca juga: Baznas bangun meunasah darurat untuk ibadah warga di Pidie Jaya

"TNI hadir membantu pemerintah daerah dalam percepatan pembangunan dan mengatasi kesulitan masyarakat," katanya.

Pembangunan enam jembatan itu dilakukan oleh Kodim 0304 Agam Zeni Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol, Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan 897 Singgalang dan lainnya.

Di Sumatera Barat, jelasnya, Kodam XX/TIB telah membangun 11 jembatan bailey, lima armco, 10 jembatan perintis dan gantung untuk membuka kembali wilayah terisolasi.

Sementara Sekretaris Daerah Agam Muhammad Lutfi AR, mengatakan pemulihan merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak.

"Pemerintah pusat, pemerintah provinsi, TNI, Polri, relawan, hingga masyarakat bergerak cepat dalam bahu membahu melakukan pemulihan pascabencana," katanya.

Bencana banjir bandang melanda Agam pada akhir November 2025, mengakibatkan 40 jembatan yang terdampak.

Pemerintah berusaha secepat mungkin untuk memperbaiki agar akses transportasi masyarakat kembali normal, sehingga daerah tersebut tidak terisolasi.
Baca juga: Masyarakat aktif, jumlah pengungsi di Gayo Lues perlahan berkurang

Baca juga: PMI Sumut gunakan ekskavator bersihkan lingkungan di Tapanuli Tengah

Baca juga: Sebanyak 216 KK di Aceh Utara terima kunci hunian sementara

Pewarta: Altas Maulana
Editor: Triono Subagyo
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |