Emma Watson ceritakan pengalaman kalah populer oleh burung langka

3 hours ago 3

Jakarta (ANTARA) - Aktris asal Inggris Raya Emma Watson membagikan pengalaman lucu yang terjadi bertahun-tahun lalu ketika dia melihat sekelompok fotografer di depan rumahnya.

"Dan saya berpikir, ‘hari ini adalah harinya (diburu paparazzi). Itu terjadi, ya ampun,'” kata Emma Watson menceritakan kisah tersebut saat menghadiri forum bisnis United for Wildlife di London, Inggris Raya, seperti disiarkan People, Selasa.

Peristiwa itu terjadi ketika dia masih terlibat film waralaba "Harry Potter". Saat itu, Watson melihat sekelompok fotografer, yang membawa lensa panjang.

Baca juga: Emma Watson klaim masih menghormati J.K Rowling

Perwakilan Emma Watson pun keluar untuk memberi tahu para fotografer dan supaya sang aktris bisa keluar rumah melalui jalan yang lain. Setelah itu, dia menyadari bahwa dia salah kaprah, para fotografer rupanya ingin mengabadikan foto burung red kite (elang merah), satwa yang tergolong langka di Inggris Raya.

"Dan pada dasarnya mereka mencoba masuk ke taman belakang rumah karena mereka mengira salah satu dari elang merah ini ada di halaman belakang rumah kami," kata Watson.

Pemeran karakter Hermione Granger dalam seri film "Harry Potter" yang kini berusia 36 itu aktif menyuarakan isu lingkungan dan kesetaraan gender.

Forum United for Wildlife yang dia hadiri merupakan bagian dari rangkaian Pekan Aksi Iklim London (London Climate Action Week) guna mendorong aksi nyata terhadap perubahan iklim global. Acara yang membahas masalah kelestarian alam itu juga dihadiri oleh Pangeran William dan aktor Benedict Cumberbatch.

Baca juga: Emma Watson akui sisi promosi film membuatnya tertekan

Baca juga: Daniel Radcliffe minta media tak bandingkan pemeran “Harry Potter”

Baca juga: Aktor Rupert Grint perkenalkan anak perempuan keduanya

Baca juga: Karakter serial Harry Potter jadi tren dekorasi Imlek di China

Penerjemah: Abdu Faisal
Editor: Natisha Andarningtyas
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |