DVI Polda Jabar identifikasi 30 jenazah korban longsor Cisarua

1 week ago 11

Bandung Barat (ANTARA) - Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Barat berhasil mengidentifikasi 30 jenazah korban tanah longsor Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Hendra Rochmawan mengatakan hingga saat ini pos DVI di lokasi pencarian telah menerima 48 kantong jenazah dari tim SAR gabungan.

“Dari 48 kantong jenazah tersebut kami telah berhasil mengidentifikasi kurang lebih 30 jenazah dan itu sudah diserahkan kepada keluarga korban,” katanya di Bandung Barat, Selasa.

Ia menjelaskan tim DVI terus melanjutkan proses identifikasi terhadap jenazah yang belum terkonfirmasi melalui tahapan rekonsiliasi data.

“Untuk selanjutnya, dari sisa jenazah yang ada kami melaksanakan kegiatan rekonsiliasi berkaitan dengan proses identifikasi yang sudah dilakukan, baik pembandingan data post-mortem maupun ante-mortem,” katanya.

Baca juga: Polda Jabar klarifikasi data 108 orang hilang dalam longsor Cisarua

Hendra berharap, jumlah korban yang berhasil diidentifikasi dapat terus bertambah seiring dengan proses pencocokan data oleh tim forensik.

“Karena berdasarkan laporan yang kami terima, jumlah orang hilang terus diperbarui setiap hari. Kami akan melayani sampai seluruh proses selesai,” kata dia.

Pihaknya juga mengerahkan Detasemen Anjing Pelacak (Den K9 SAR) untuk mempercepat proses pencarian korban tanah longsor di wilayah dengan tingkat kesulitan tinggi.

“Seluruh sumber daya kami kerahkan secara maksimal, cepat, dan terukur agar proses pencarian korban dapat berlangsung efektif, sekaligus memastikan informasi yang disampaikan kepada masyarakat akurat dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujar dia.

Ia mengharapkan kehadiran Den K9 SAR membantu tim gabungan dalam mendeteksi keberadaan korban yang tertimbun material longsor, terutama di area yang sulit dijangkau alat berat.

Berdasarkan data sementara hingga Selasa, pukul 18.45 WIB, tim SAR gabungan telah mengevakuasi dan mengirimkan total 48 kantong jenazah ke pos DVI untuk proses identifikasi lebih lanjut. Dari jumlah tersebut masih terdapat 18 kantong jenazah yang hingga kini masih dalam proses identifikasi.

Baca juga: Pemkab Bandung Barat tunggu kajian geologi relokasi korban longsor

Baca juga: Basarnas perluas area pencarian korban longsor Cisarua Bandung Barat

Pewarta: Rubby Jovan Primananda
Editor: M. Hari Atmoko
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |