Nakhon Ratchasima (ANTARA) - Dua atlet para atletik Indonesia, Abdur Rosid dan Salman Paris, gagal raih medali pada nomor balap kursi roda 5.000 meter T54 putra di Nakhon Ratchasima, Thailand, Sabtu.
Dalam pertandingan di 80th Birthday Anniversary Stadium, itu mereka kalah melawan tiga wakil Thailand yang berhasil menduduki posisi pertama hingga ketiga.
Baca juga: Indonesia dominasi para angkat berat hari keempat APG 2025
Baca juga: Indonesia juara umum para panahan APG 2025 Thailand
Abdur harus puas berada di peringkat keempat dengan catatan waktu 11 menit 32,03 detik. Sedangkan Salman berada di posisi kelima, setelah membukukan waktu 12 menit 33,96 detik.
Untuk peraih emas direbut oleh Prawat Wahoram. Kemudian medali perak dan perunggu diraih masing-masing oleh Putharet Khongkrak dan Damrongsak Ainkong.
Sepanjang balapan, Abdur sempat bersaing memperebutkan tempat ketiga pada 3 menit awal atau tiga lap pertama. Dia bersaing ketat dengan dengan Damrongsak.
Namun, setelah lebih dari 3.000 meter lawannya itu mulai menjauh. Wakil Tanah Air itu pun semakin tertinggal dari ketiga lawannya.
Sementara Salman, tampak kesulitan menyaingi empat peserta lainnya, sehingga sejak awal sudah jauh tertinggal.
Baca juga: Para judo Indonesia menutup ASEAN Para Games 2025 sebagai juara umum
Baca juga: Indonesia diyakini bisa juara umum para bulu tangkis APG 2025
Pewarta: Donny Aditra
Editor: Michael Teguh Adiputra Siahaan
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































