Jakarta (ANTARA) - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan berkontribusi untuk pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di wilayah penyangga seperti Depok, Tangerang dan sebagainya.
Sebelumnya, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengatakan pemerintah pusat juga berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, BNPB dan BMKG untuk memperkuat OMC di wilayah Jabodetabek guna mengurangi intensitas curah hujan yang diperkirakan mencapai puncaknya hingga akhir Januari.
“Kami akan bekerjasama untuk itu. Termasuk mungkin daerah lain, biaya untuk OMC kan pasti nggak ada sehingga dengan demikian Jakarta pasti akan berkontribusi untuk itu,” kata Pramono di Balai Kota, Jumat.
Tak hanya itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta juga akan bekerjasama dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk melakukan modifikasi cuaca di wilayah sekitar.
Baca juga: Banjir di Kelapa Gading Jakarta Utara berangsur surut
Baca juga: Daan Mogot Jakbar masih terendam banjir
Sementara untuk wilayah sekitar Jakarta, Pramono beserta jajaran akan melakukan hal tersebut. "Jadi apa yang menjadi arahan Bapak Presiden untuk Jakarta pasti kami jalankan,” kata Pramono.
Di wilayah Jakarta, Pramono meminta agar OMC diperpanjang hingga 27 Januari 2026. Sebelumnya, OMC direncanakan hanya sampai 23 Januari 2026
Hal itu dilakukan karena ia tak ingin Jakarta tidak mempersiapkan diri dengan baik untuk menghadapi peringatan cuaca ekstrem dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
Baca juga: Warga Pondok Karya pilih naik perahu untuk berangkat kerja saat banjir
Baca juga: Meski PJJ akibat banjir, SMAN 62 Jakarta tetap salurkan MBG
Pramono juga mengatakan tak masalah jika OMC mendapat banyak kritik dari masyarakat sebab situasi di Jakarta akan lebih parah apabila hal itu tak dilakukan.
“Saya tidak mau terulang kembali bahwa kita tidak persiapkan untuk itu. Walaupun persoalan yang menyangkut modifikasi cuaca ini ada kritik dari banyak orang. Menurut saya nggak apa-apa,” ujar Pramono.
Pramono pun mengizinkan agar penerbangan OMC dilakukan maksimal tiga kali dalam sehari. Dengan demikian diharapkan, curah hujan di Jakarta tak terlalu parah dan banjir dapat dihindari.
“Kalau nanti kemudian kita prediksi masih perlu dilakukan hal yang sama, kami akan melakukan untuk itu,” ungkap Pramono.
Pewarta: Lifia Mawaddah Putri
Editor: Sri Muryono
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































