Dirut: Bulog siap salurkan 1 juta ton beras SPHP hingga Maret 2027

1 week ago 12
Akhir tahun kan mau Natal, tahun baru juga. Nah, sehingga kebutuhannya banyak. Kami antisipasi dengan menambah beras SPHP tersebut sesuai arahan dari Pak Menko Pangan

Jakarta (ANTARA) - Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani memastikan kesiapan pihaknya menyalurkan tambahan 1 juta ton beras Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) hingga Maret 2027 untuk menjaga ketersediaan bahan pangan itu di masyarakat.

Rizal mengatakan pihaknya sebelumnya mengajukan tambahan sekitar 400 ribu ton beras SPHP untuk alokasi September hingga Desember 2026, karena stok beras SPHP dari kuota yang diberikan 828 ribu ton, yang tersedia di Gudang Bulog tinggal sekitar 80 ribu ton.

"Kebutuhan kami sebenarnya hanya untuk September, Oktober, November, Desember. Tapi arahan dari Pak Menko dan Pak Mentan, kan di bulan Januari, Februari (2027) itu kan belum ada panen. Panen nanti di bulan Maret (2027)," kata Rizal terkonfirmasi di Jakarta, Selasa.

Adapun penambahan alokasi beras SPHP telah disepakati dalam Rapat Koordinasi Terbatas Pengelolaan dan Penyaluran Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) antara Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) bersama Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional Andi Amran Sulaiman.

Selain itu dihadiri pula Wakil Kepala Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN) Tedi Bharata dan pihak terkait lainnya di Jakarta.

Baca juga: Bulog Jabar perkuat stok beras premium 5 kg atasi kelangkaan di ritel

Baca juga: Bulog siap jalankan arahan Presiden soal bantuan beras hingga Desember

Menurut Rizal, tambahan tersebut dapat memasok kebutuhan masyarakat pada September hingga Desember 2026, terutama karena terdapat momentum Natal dan Tahun Baru, yang diproyeksikan akan terjadi peningkatan permintaan.

"Nah 1 juta ton beras SPHP tambahan ini untuk mitigasi, kan mau akhir tahun. Akhir tahun kan mau Natal, tahun baru juga. Nah, sehingga kebutuhannya banyak. Kami antisipasi dengan menambah beras SPHP tersebut sesuai arahan dari Pak Menko Pangan," beber Rizal.

Bahkan, penyaluran satu juta ton beras SPHP tersebut akan berlangsung hingga awal panen pada Maret 2027 karena Januari dan Februari belum memasuki masa panen.

Bulog memastikan beras SPHP akan disalurkan melalui berbagai jalur distribusi seperti Rumah Pangan Kita, SP2KP, hingga seluruh saluran yang tersedia.

Ahmad Rizal menyebut realisasi penyaluran beras SPHP saat ini telah mencapai 92 persen dari 828 ribu ton dengan sisa sekitar 80 ribu ton.

Baca juga: Zulhas: Pemerintah ganti nama dan kemasan beras SPHP jadi "Beras Kita"

Baca juga: Pemerintah tambah 1 juta ton beras SPHP jaga stabilitas selama El Nino

Pewarta: Muhammad Harianto
Editor: Agus Salim
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |