Jakarta (ANTARA) - Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta membuka layanan kesehatan bagi ribuan buruh yang menghadiri acara peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026 di Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, pada Jumat.
“Total terdapat 25 mobil ambulans yang dikerahkan, terdiri dari 15 unit mobil milik PK3D serta 10 mobil milik RSUD dan puskesmas,” kata Kepala Unit Pusat Krisis dan Kegawatdaruratan Kesehatan Daerah (PK3D) Dinas Kesehatan DKI Jakarta Sulung Mulia Putra di Jakarta, Jumat.
Selain itu, kata dia, sebanyak 70 petugas medis juga telah disiagakan, yang terdiri dari 10 dokter umum, 50 perawat, dan 10 pengemudi.
Dia mengatakan hingga pukul 09.00 WIB pagi, tercatat sebanyak 63 orang telah mendapatkan layanan medis di posko kesehatan yang tersebar di berbagai titik di kawasan Monas.
“Kalau yang ditangani lumayan banyak. Per jam 09.00 saja, sudah 63 orang yang ditangani,” ujar Sulung.
Bahkan, sambung dia, sekitar 10 persen dari pengunjung yang ditangani, mendapatkan rujukan pemeriksaan lebih lanjut ke RSUD Tarakan.
Menurut Sulung, sebagian besar pasien itu mengeluhkan gangguan kesehatan yang dipicu oleh cuaca panas ekstrem serta kelelahan akibat perjalanan jauh.
Baca juga: Cerita buruh naik bus 9 jam demi ikut acara May Day di Monas
Selain itu, mereka juga mengeluhkan masalah lambung, darah tinggi, penyakit jantung, dan penyakit bawaan lainnya.
“Beberapa juga, ya, ada yang akibat panas, heatstroke, juga beberapa keluhan jantung. Jadi, keluhan lambung, jantung, dengan penyakit akibat panas itu yang mayoritas,” papar Sulung.
Lebih lanjut, dia menuturkan posko layanan kesehatan itu dibuka hingga acara peringatan Hari Buruh selesai pada sore hari ini.
Secara keseluruhan, terdapat 26 tenda medis yang disiagakan di berbagai titik strategis di area Monas. Posko layanan kesehatan tersebut merupakan fasilitas gabungan milik Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Biddokkes Polda Metro Jaya, serta Kesdam Jaya Jayakarta.
Sulung pun mengimbau seluruh peserta acara peringatan Hari Buruh yang berasal dari berbagai daerah agar memperhatikan kondisi kesehatan mereka, mengingat cuaca panas yang menyengat.
Dia juga mengingatkan para peserta agar mengonsumsi makanan dan minuman yang telah disediakan serta mencari lokasi yang teduh untuk menghindari sengatan panas matahari.
“Jadi, memang kita layanan kesehatannya menyeluruh, mulai dari yang sakit ringan sampai yang membutuhkan rujukan,” ungkap Sulung.
Baca juga: May Day, Prabowo umumkan sederet kebijakan tenaga kerja terbaru
Baca juga: Massa buruh May Day di Monas dapat sembako dari Presiden
Pewarta: Lifia Mawaddah Putri
Editor: Rr. Cornea Khairany
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































