Dampak banjir, 542 warga Jakbar masih mengungsi

3 weeks ago 18

Jakarta (ANTARA) - Sebanyak 542 warga di Kelurahan Rawa Buaya, Kecamatan Cengkareng dan Kelurahan Tegal Alur, Kecamatan Kalideres, masih mengungsi, sejak tempat tinggal mereka terendam banjir, pada Senin (12/1).

"Mereka menempati balai warga, mushalla, hingga ruang publik terpadu ramah anak (RPTRA) setempat," kata Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jakarta Mohamad Yohan di Jakarta, Selasa.

Ia merinci, total pengungsi di Kelurahan Tegal Alur sebanyak 516 jiwa dari 149 kepala keluarga (KK), lalu Kelurahan Rawa Buaya 26 warga dari enam KK.

Sebaran pengungsi di Kelurahan Tegal Alur meliputi RPTRA Alur Anggrek sebanyak 55 KK atau 200 jiwa, Mushalla Al Mukhlisin sebanyak delapan KK atau 23 jiwa, serta Rusun Lokbin sebanyak 31 KK atau 136 jiwa.

Selain itu, Mushalla At-Taubah RW 13 masih menampung pengungsi sebanyak 27 KK atau 82 jiwa, sementara di Majelis Dorotul Abidin RT 09/02 terdapat 28 KK atau 75 jiwa.

"(Pengungsi) Kelurahan Rawa Buaya Kantor Sekretariat RW 01 ada satu KK empat jiwa. Balai Warga RW 02, lima KK 22 jiwa," ucap Yohan.

BPBD Jakarta mencatat masih ada dua RT di Jakarta Barat yang terendam banjir hingga pukul 17.00 WIB.

Di samping itu, pihaknya telah mengerahkan personel untuk memonitor kondisi genangan di setiap wilayah.

"Terdapat dua RT di Kelurahan Tegal Alur dengan ketinggian 30 sentimeter," kata Yohan.

Baca juga: DKI lakukan modifikasi cuaca guna antisipasi banjir

Baca juga: Pemkot Jakut pastikan penuhi kebutuhan dasar penyintas banjir

Baca juga: Tiga orang tewas tersengat listrik saat banjir di Cilincing Jakut

Pewarta: Redemptus Elyonai Risky Syukur
Editor: Edy Sujatmiko
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |