Beijing (ANTARA) - Menurut regulator hak kekayaan intelektual (intellectual property/IP) tertinggi China, jumlah paten penemuan bernilai tinggi yang dipegang di China Daratan telah mencapai 2,29 juta per akhir tahun lalu, tumbuh dengan laju yang lebih cepat dibandingkan pertumbuhan paten penemuan secara keseluruhan.
Berdasarkan data Administrasi Hak Kekayaan Intelektual Nasional China (China National Intellectual Property Administration/CNIPA), jumlah paten penemuan sah yang dipegang di China Daratan telah mencapai 5,32 juta per akhir 2025.
Laju pertumbuhan paten penemuan bernilai tinggi secara tahunan (year on year/yoy) tercatat 2,2 poin persentase lebih tinggi dibandingkan tingkat pertumbuhan total paten penemuan di negara tersebut pada tahun lalu.
CNIPA juga menyebutkan bahwa proporsi paten penemuan bernilai tinggi dalam total jumlah paten penemuan yang sah di China mencapai 43,1 persen pada 2025, naik 2,9 poin persentase dibandingkan dengan jumlah 2020.
"Hal ini mencerminkan peningkatan berkelanjutan dalam proporsi paten penemuan yang memiliki tingkat kecanggihan teknologi lebih tinggi, nilai pasar yang lebih besar, dan perlindungan hak kekayaan intelektual yang lebih stabil," kata seorang pejabat senior CNIPA Liang Xinxin dalam sebuah konferensi pers.
Sekitar 70 persen dari paten penemuan bernilai tinggi ini terpusat pada industri-industri strategis yang sedang berkembang. Pertumbuhan tercepat terlihat di bidang-bidang seperti manajemen teknologi informasi, teknologi komputer, dan teknologi medis, dengan jumlah paten terkait kecerdasan buatan (AI) menempati peringkat teratas secara global.
Selain itu, CNIPA juga menyoroti bahwa rata-rata kepemilikan paten penemuan bernilai tinggi telah meningkat menjadi 16 paten per 10.000 orang, melampaui target 12 paten yang ditetapkan dalam periode Rencana Lima Tahun ke-14 China (2021-2025).
Mengingat hal ini berfungsi sebagai indikator penting untuk mengukur output inovasi, Liang menuturkan bahwa metrik rata-rata kepemilikan dirancang untuk mengarahkan upaya inovasi dari yang semula mengejar kuantitas menjadi berfokus pada kualitas.
"Dalam lima tahun ke depan, kami akan memandu entitas inovasi untuk memprioritaskan kualitas paten dan mengembangkan lebih banyak paten inti bernilai tinggi, yang akan berkontribusi pada pengembangan kekuatan produktif berkualitas baru," ujar Liang.
Pewarta: Xinhua
Editor: Imam Budilaksono
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































