BMKG: Waspada cuaca ekstrem di Sulawesi Utara hingga 11 Januari

1 month ago 15
Waspada potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang, serta peningkatan akumulasi curah hujan harian

Manado (ANTARA) - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat agar mewaspadai potensi cuaca ekstrem wilayah kabupaten dan kota di Sulawesi Utara hingga 11 Januari 2026.

"Waspada potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang, serta peningkatan akumulasi curah hujan harian," kata Koordinator Bidang Observasi Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado Astrid Y Lasut di Manado, Senin.

Dia menyebutkan gelombang Ekuatorial Rossby serta belokan angin dan konvergensi di wilayah Sulawesi Utara (Sulut) dapat memicu pertumbuhan awan-awan hujan. Begitupun dengan labilitas lokal yang kuat mendukung pertumbuhan awan-awan hujan disertai kilat/petir di sejumlah wilayah Sulawesi Utara.

Baca juga: BMKG: Waspada ombak mencapai 2,5 meter di Sumut hingga 8 Januari

Astrid menjelaskan pada di hari ini cuaca ekstrem berpotensi terjadi di Kabupaten Minahasa, Kabupaten Minahasa Utara, Kabupaten Bolaang Mongondow, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara.

Pada hari Kamis (8/1), cuaca ekstrem juga diprediksi terjadi di Kabupaten Minahasa, Kabupaten Minahasa Utara, Kabupaten Kepulauan Sitaro dan Kabupaten Kepulauan Sangihe.

Baca juga: BMKG: Terjadi 3,45 juta petir sambar Bali sepanjang 2025

Selanjutnya pada hari Jumat (9/1) cuaca ekstrem berpotensi terjadi di Kabupaten Minahasa, Kabupaten Minahasa Utara, dan Kabupaten Minahasa Selatan.

Pada Sabtu (10/1) cuaca ekstrem berpeluang terjadi di Kabupaten Minahasa, Kabupaten Kepulauan Sangihe dan Kabupaten Kepulauan Talaud.

Kemudian pada hari Minggu (11/1), kata Astrid, kondisi serupa bakal terjadi di Kota Manado, Kota Tomohon, Kabupaten Minahasa, Kabupaten Minahasa Selatan, Kabupaten Kepulauan Sitaro, Kabupaten Kepulauan Sangihe dan Kabupaten Kepulauan Talaud.

Baca juga: BMKG: Ada 5.141 gempa terjadi di Tanah Papua sepanjang 2025

Pewarta: Karel Alexander Polakitan
Editor: Risbiani Fardaniah
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |