Bidokkes Polda Aceh vaksinasi personel terlibat pemulihan pascabencana

1 week ago 11

Banda Aceh (ANTARA) - Bidang Kedokteran Kesehatan (Bidokkes) Polda Aceh melakukan vaksinasi tetanus toxoid (TT) kepada personel Polri yang terlibat dalam pemulihan pascabencana di Kabupaten Aceh Tamiang.

Kepala Bidang Humas Polda Aceh Kombes Pol Joko Krisdiyanto di Banda Aceh, Selasa, mengatakan vaksinasi TT sebagai langkah preventif bagi personel Polri yang terlibat langsung dalam kegiatan pembersihan pascabencana.

"Aktivitas pembersihan material banjir seperti lumpur, puing bangunan, dan lainnya terus dilakukan secara intensif oleh personel Polri di Kabupaten Aceh Tamiang. Kegiatan ini tentu berisiko bagi kesehatan," katanya.

Joko Krisdiyanto mengatakan vaksinasi TT tersebut dilaksanakan di Aula Mapolres Aceh Tamiang. Vaksinasi tersebut digelar sebagai upaya Polri dalam menjaga kesehatan personel Polri agar bisa bertugas maksimal pascabencana di daerah tersebut.

Sementara itu, dokter Bidokkes Polda Aceh Yuliantika Nolokomariah menjelaskan vaksin TT diberikan untuk mencegah infeksi clostridium tetani, bakteri berbahaya yang dapat masuk ke tubuh melalui luka terbuka.

Baca juga: Ratusan warga terdampak bencana dapat layanan kesehatan Polri

Pascabanjir, kata dia, baik anggota Polri maupun masyarakat fokus membersihkan jalan, rumah, kantor, hingga fasilitas umum. Dalam proses tersebut, mungkin terjadi luka seperti tertusuk paku atau terkena goresan seng.

"Luka terbuka terpapar debu dan lingkungan kotor berisiko menyebabkan infeksi tetanus," kata Yuliantika Nolokomariah.

Dengan adanya vaksinasi ini, kata dia, personel yang bekerja di lapangan mendapatkan perlindungan kesehatan yang optimal. Meskipun setelah imunisasi dapat muncul kejadian ikutan pascaimunisasi seperti nyeri ringan atau demam.

"Kami mengimbau personel maupun masyarakat yang mendapatkan vaksinasi tidak khawatir karena kondisi tersebut bersifat sementara dan dapat ditangani dengan obat-obatan maupun kompres di area suntikan," katanya.

Brigadir Anggun Deviola, personel Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Aceh Tamiang, mengatakan vaksinasi TT tersebut penting bagi dirinya yang terjun langsung ke wilayah terdampak bencana. Dengan adanya vaksinasi tersebut, dirinya merasa terlindungi.

Baca juga: Brimob Polda Aceh bangun tujuh jembatan darurat di wilayah terisolir

"Kami terlibat pembersihan fasilitas umum seperti sekolah dan gedung-gedung di sekitar Kabupaten Aceh Tamiang. Risiko terluka cukup tinggi, terutama saat membersihkan lumpur dan material sisa banjir. Dengan adanya vaksinasi ini, kami merasa lebih terlindungi dari risiko infeksi," kata Anggun Deviola.

Pewarta: M.Haris Setiady Agus
Editor: Bambang Sutopo Hadi
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |