BGN klarifikasi video MBG tak sesuai standar yang beredar di Bogor

2 weeks ago 13

Jakarta (ANTARA) - Badan Gizi Nasional (BGN) mengklarifikasi video yang beredar di media sosial (medsos) terkait Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak sesuai standar yang beredar di SD Neglasari, Kecamatan Gunung Sindur, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Video yang beredar di medsos tersebut menampilkan menu Program MBG dengan narasi porsi tidak sesuai standar memicu perhatian publik, khususnya di kalangan orang tua siswa. Berdasarkan hasil klarifikasi dan investigasi BGN, terungkap fakta bahwa makanan yang dibagikan bukan berasal dari SD Neglasari, melainkan terjadi di SDN Pengasinan 2, Kecamatan Gunung Sindur, Kabupaten Bogor.

Ketua Tim Investigasi BGN Karimah Muhammad dalam keterangan resmi di Jakarta, Rabu, menegaskan bahwa kesalahan penyebutan lokasi dalam video berpotensi menimbulkan kesalahpahaman di kalangan masyarakat.

"Hasil investigasi kami memastikan bahwa lokasi yang disebutkan dalam video tidak sesuai fakta. Penyaluran menu MBG yang dimaksud berlangsung di SDN Pengasinan 2, bukan di SD Neglasari," ujar Karimah.

Selain kesalahan lokasi, BGN juga memastikan tampilan menu dalam video tidak merepresentasikan kondisi saat MBG dibagikan kepada siswa. Menu yang direkam diketahui telah dibawa pulang oleh penerima manfaat.

Baca juga: SPPG Mustikasari Bekasi bantah video viral menu MBG tak sesuai gizi

Terkait narasi yang menyebutkan menu MBG tidak lengkap, Karimah memastikan bahwa lauk utama berupa ayam telah dikonsumsi terlebih dahulu oleh anak penerima manfaat sebelum video direkam.

"Ayam dalam menu MBG tersebut telah dikonsumsi oleh anak penerima manfaat sebelum video direkam. Hal ini bahkan terdengar jelas dalam rekaman suara pada video. Oleh karena itu, narasi yang hanya menyebutkan buah dan lalapan tidak menggambarkan menu MBG secara utuh," tuturnya.

Sementara itu, Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Gunung Sindur Rama Ramadhan menjelaskan, menu MBG pada saat pembagian telah disajikan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) BGN.

"Menu MBG disajikan menggunakan ompreng resmi sesuai SOP BGN, dengan komposisi dan porsi yang layak. Video yang beredar tidak menggambarkan kondisi menu MBG yang sebenarnya," kata Rama.

Rama menambahkan, kondisi lalapan dalam video yang terlihat tidak layak terjadi karena makanan tersebut sudah dibawa pulang dan melewati batas waktu konsumsi yang direkomendasikan.

Baca juga: SPPG Sindang Sari Lampung klarifikasi video viral menu MBG tak layak

"Menu tersebut sudah dibawa pulang oleh penerima manfaat, sehingga wadahnya bukan lagi ompreng MBG. Lalapan terlihat rusak karena sudah melewati batas best before," ucap Rama.

Pewarta: Lintang Budiyanti Prameswari
Editor: Bambang Sutopo Hadi
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |