BBMKG rekam 212 gempa swarm di Sesar Lombok Utara

1 month ago 15

Denpasar (ANTARA) - Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BBMKG) Wilayah III Denpasar merekam data sementara sebanyak 212 gempa bumi tektonik magnitudo kecil beruntun (swarm) di Sesar Lombok Utara sejak 5-8 Januari 2026 hingga pukul 08.55 WITA.

"Kalau gempanya kecil dan terus menerus biasanya gempa swarm," kata Ketua Kelompok Kerja Informasi Dini Gempa Bumi dan Tsunami BBMKG Wilayah III Dwi Hartanto di Denpasar, Bali, Kamis.

Ia menjelaskan gempa magnitudo kecil yang terus menerus terjadi itu menandakan adanya pelepasan energi di dalam bumi.

Adapun titik gempa atau episentrum mayoritas berada di laut, sebelah timur dan tenggara Kabupaten Karangasem, Bali, atau tepatnya di Selat Lombok bagian utara.

BBMKG Denpasar mendata magnitudo gempa bumi tektonik itu berkisar antara 1,4 hingga 2,8.

Mencermati lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, rangkaian gempa bumi tersebut tergolong gempa bumi dangkal dengan kedalaman bervariasi mulai 10 kilometer hingga 47 kilometer yang dipicu oleh aktivitas sesar aktif di dasar laut.

BBMKG Denpasar menambahkan berdasarkan dinamika bumi yang kompleks, gempa bumi hingga saat ini belum dapat diprediksi secara pasti.

Oleh karena itu, peningkatan pemahaman masyarakat melalui sosialisasi dan simulasi kebencanaan penting untuk dilakukan guna mengurangi risiko kerugian dan korban jiwa.

Sementara itu, berdasarkan data BMKG yang termuat dalam Kajian Risiko Bencana Provinsi Bali, di Pulau Dewata terdapat 26 sesar lokal.

Sesar lokal itu yakni Sesar Potensial Aktif Jimbaran, Sesar Aktif Pantai Timur Bali, Sesar Potensial Aktif Klungkung, Sesar Potensial Aktif Seraya Selatan, Sesar Potensial Aktif Tampaksiring, dan Sesar Potensial Aktif Barat Laut Gunung Agung.

Selanjutnya, Sesar Potensial Aktif Plaga, Sesar Potensial Aktif Blantih, Sesar Potensial Aktif Kandis, Sesar Potensial Aktif Jagarasa, Sesar Potensial Aktif Banyuatis, Sesar Potensial Aktif Batukau, Sesar Potensial Aktif Denpasar, Sesar Potensial Aktif Pajahan, Sesar Aktif Negara Timur, dan Sesar Aktif Negara Barat.

Selain itu, Sesar Potensial Aktif Gilimanuk, Sesar Potensial Aktif Seririt, Sesar Aktif Gunung Renon, Sesar Aktif Pupuan, Sesar Aktif Culik Abang, Sesar Potensial Aktif Mambai, Sesar Potensial Aktif Munduk-Rajasa, Sesar Potensial Aktif Anakah, Sesar Potensial Aktif Pancoran dan Sesar Aktif Tejakula.

Di sisi lain, wilayah kerja BBMKG Wilayah III Denpasar, Bali mencakup delapan provinsi di Indonesia yakni Bali, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB), Nusa Tenggara Timur (NTT), Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Utara, yang mengkoordinasi 50 Unit Pelaksana Teknis (UPT).

BBMKG Denpasar mengajak masyarakat dapat membarui informasi resmi melalui kanal komunikasi BMKG yaitu media sosial @infoBMKG, laman resmi bmkg.go.id, dan laman terkait peringatan dini (inatews) pada inatews.bmkg.go.id serta aplikasi infoBMKG.

Baca juga: BMKG: 62 gempa tektonik di Selat Lombok getarkan Bali pada 5-7 Januari

Baca juga: BMKG: 4.634 gempa guncang wilayah NTT sepanjang 2025, nol tsunami

Baca juga: BMKG: 547 gempa guncang Bali selama 2025, mayoritas gempa dangkal

Pewarta: Dewa Ketut Sudiarta Wiguna
Editor: Nurul Hayat
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |