Baznas RI berikan pelatihan menjahit untuk 120 mustahik di Majalengka

1 week ago 10

Jakarta (ANTARA) - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI menyalurkan bantuan Program Beasiswa Vokasi berupa pelatihan menjahit bagi 120 orang mustahik yang diresmikan di Balai Latihan Kerja (BLK) Cakraningrat, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat.

Pimpinan Baznas RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan, Idy Muzayyad menyebut program ini hadir berkat pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dikelola Baznas untuk memberdayakan para mustahik agar memiliki keterampilan kerja dan mencapai kemandirian ekonomi.

"Inisiatif Beasiswa Vokasi ini ada berkat pengoptimalan dana zakat, infak, dan sedekah yang dikelola Baznas untuk mencetak mustahik yang terampil dan nantinya bisa berdaya hingga menjadi muzaki," katanya dalam keterangan di Jakarta, Rabu.

Baca juga: Baznas ajak Pemkab Majalengka bangun kemandirian ekonomi lewat masjid

Idy meminta para muzaki di Majalengka untuk menyalurkan zakat mereka melalui lembaga resmi seperti Baznas guna mendukung pengentasan kemiskinan secara lebih terstruktur.

Menurutnya, penyaluran dana ZIS dari para muzaki Majalengka diharapkan dapat mendukung keberlanjutan berbagai program pemberdayaan masyarakat seperti Beasiswa Vokasi ini.

"Kami mendorong para muzaki di Majalengka mempercayakan zakatnya ke lembaga resmi demi memperluas jangkauan program produktif, karena Baznas tidak mungkin mengentaskan kemiskinan tanpa sinergi bersama," ujar Idy Muzayyad.

Ketua Baznas Kabupaten Majalengka Agus Asri Sabana mengapresiasi komitmen Pemkab Majalengka dalam mendukung gerakan zakat melalui penerbitan Peraturan Bupati Nomor 92 Tahun 2025 tentang Pembinaan dan Pengawasan Pengelolaan ZIS DSKL.

"Program Beasiswa Vokasi ini hadir selaras dengan Program Matahati milik Bupati Majalengka untuk membuka akses pekerjaan yang layak secara merata bagi seluruh masyarakat," kata Agus.

Baca juga: Baznas-Kemnaker beri pelatihan kerja bagi warga difabel di Boyolali

Baca juga: Baznas perkuat kapasitas pimpinan daerah di Banten untuk kelola zakat

Sementara itu, Bupati Majalengka Eman Suherman menegaskan komitmennya untuk terus mendukung Baznas sebagai mitra strategis daerah dalam mengatasi berbagai persoalan sosial dan mempercepat akses lapangan kerja bagi warga.

Ia berharap program ini bisa berjalan selaras dengan inisiatif Pemkab Majalengka melalui Program Matahati (Masyarakat Cepat Kerja Hadirkan Kebahagiaan Kuatkan Inklusi) untuk mempercepat penyerapan tenaga kerja lokal secara transparan dan bebas dari praktik pungutan liar atau percaloan.

"Kami berharap program Beasiswa Vokasi ini berjalan seiring dengan Program Matahati, sehingga adik-adik yang hari ini menjadi penerima manfaat kelak bisa mandiri dan bertransformasi menjadi muzaki," ucap Eman Suherman.

Pewarta: Sean Filo Muhamad
Editor: Endang Sukarelawati
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |