Baznas Jaktim renovasi 121 rumah tak layak huni

5 days ago 5

Jakarta (ANTARA) - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas)/Bazis Jakarta Timur merenovasi sebanyak 121 rumah tak layak huni melalui program bedah rumah keluarga tidak mampu (dhuafa).

"Hingga saat ini sebanyak 121 rumah di Jakarta Timur telah direnovasi melalui program bedah rumah Baznas/Bazis Jakarta Timur," kata Wakil Walikota Jakarta Timur Kusmanto di Jakarta, Rabu.

Pada 2026 ditargetkan sebanyak 170 rumah tidak layak huni di Jakarta Timur dapat direnovasi menjadi rumah layak huni.

"Untuk di Kelurahan Rawamangun sendiri, sudah ada dua rumah yang direnovasi melalui program ini. Keduanya kini sudah layak huni," ujar Kusmanto.

Dia pun sudah meresmikan rumah hasil program bedah rumah dari Baznas Bazis Jakarta Timur di RT 006/RW 001, Kelurahan Rawamangun, Kecamatan Pulogadung, Jakarta Timur, pada Selasa (15/9).

Salah satunya rumah milik Maryani (58) yang sebelumnya berada dalam kondisi tidak layak huni dan tidak mampu direnovasi secara mandiri.

"Dengan adanya rumah ini, mudah-mudahan Ibu Maryani semakin bersemangat dalam menjalani kehidupan, terlebih beliau merupakan tulang punggung keluarga bagi anak-anak dan cucunya yang tinggal di rumah ini," jelas Kusmanto.

Baca juga: Pramono apresiasi program bedah rumah korban kebakaran di Jaksel

Dia berpesan agar rumah yang telah direnovasi dapat dirawat dengan baik. Dia juga mengajak keluarga dan masyarakat sekitar untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan agar tetap nyaman dan sehat.

Sementara itu, Maryani mengungkapkan rasa syukurnya setelah rumah yang ditempatinya bersama dua anak perempuan dan cucunya selesai direnovasi.

Sebelumnya, kondisi rumah sudah tidak layak huni, sementara dirinya tidak memiliki kemampuan untuk melakukan renovasi karena bekerja sebagai sukarelawan kebersihan di Taman Pemakaman Umum (TPU) Utan Kayu dengan penghasilan yang tidak menentu.

Proses renovasi rumah tersebut berlangsung kurang lebih selama tiga pekan, mulai 26 Agustus hingga 14 September 2026. Kini, Maryani bersama keluarganya dapat menempati rumah tersebut dengan lebih nyaman.

"Bahagia, sudah tidak merasakan hujan lagi karena rumah bocor dan kebanjiran. Boleh dikatakan rumah yang lain sudah bagus, rumah saya saja yang kumuh. Tapi saya yakin Allah akan memberikan yang terbaik. Ini buktinya, rumah saya sudah enak ditempati," kata Maryani.

Dia juga mengucapkan terima kasih kepada Baznas Bazis Jakarta Timur, Pemerintah Kota Jakarta Timur, jajaran RT, lurah, dan semua pihak yang membantu.

Baca juga: Baznas Jaktim bedah 141 rumah warga tak mampu sepanjang 2025

Baca juga: Pemkot Jaktim renovasi rumah warga tak mampu di Cipayung

Pewarta: Siti Nurhaliza
Editor: Syaiful Hakim
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |