Bank Jago catat 3 juta pengguna aplikasi Jago terhubung Bibit-Stockbit

2 days ago 2

Jakarta (ANTARA) - PT Bank Jago Tbk mencatat bahwa lebih dari tiga juta pengguna Aplikasi Jago terhubung dengan platform investasi Bibit dan Stockbit, atau meningkat 38 persen dalam setahun.

Menurut perseroan, populasi nasabah Jago tersebut sejauh ini telah membuat hampir 4,5 juta “kantong” atau fitur yang dapat memisahkan uang untuk tujuan investasi di Bibit dan Stockbit, yang lebih dari separuhnya menggunakan rekening dana nasabah (RDN) Jago.

“Kesadaran nasabah Bank Jago untuk berinvestasi meningkat pesat setiap tahunnya, terlihat dari nilai investasi mereka di Bibit dan Stockbit yang meningkat hampir 80 persen sepanjang 2025,” kata Digital Product Lead Bank Jago Yusuf Aria Putera dalam keterangannya di Jakarta, Senin.

Adapun secara demografi, Yusuf mencatat hampir 95 persen investor pengguna aplikasi Jago yang terkoneksi dengan Bibit dan Stockbit berasal dari kelompok usia produktif, dengan rentang usia 17-44 tahun. Populasi generasi Z mendominasi hampir 65 persen, sedangkan milenial menyumbang 30 persen.

Baca juga: Danantara sebut investor asing berpeluang jadi pemegang saham BEI

“Kalau dilihat data, lebih dari 5 persen populasi berusia 17-19 tahun. Artinya pelajar dan mahasiswa juga sudah banyak yang melek investasi, dan itu tersebar di hampir semua kota di Indonesia,” kata Yusuf.

Ia turut memperkenalkan konsep “3C” yakni curious, critical, dan conscious, sebagai tips investasi bagi pemula. Menurutnya, investasi yang sehat dimulai dari rasa curious atau ingin terus belajar dan mencoba hal baru secara terukur, agar tetap bertumbuh tanpa kehilangan kendali.

Setelah itu, investor perlu bersikap critical dengan menyaring informasi dan memastikan paham akan mekanisme maupun risiko investasi sehingga tidak mudah terpengaruh rekomendasi orang.

Pewarta: Rizka Khaerunnisa
Editor: Zaenal Abidin
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |