Bandara Bali sudah kembali layani rute sebelumnya terdampak erupsi GAK

2 hours ago 4
Kami sampaikan bahwa mulai Selasa dini hari, operasional penerbangan di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali untuk rute Tangerang, Jakarta dan Bandung sudah kembali beroperasi secara normal

Denpasar (ANTARA) - Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali, sudah kembali melayani rute domestik yang sebelumnya ditutup karena dampak erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK).

“Kami sampaikan bahwa mulai Selasa dini hari, operasional penerbangan di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali untuk rute Tangerang, Jakarta dan Bandung sudah kembali beroperasi secara normal,” kata General Manager Bandara I Gusti Ngurah Rai Nugroho Jati dalam keterangan di Denpasar, Selasa.

Sebelumnya selama dua hari sejak Minggu (6/9) setidaknya 108 penerbangan dengan 13 ribu calon penumpang untuk rute dari dan ke Bandara Internasional Soekarno-Hatta Tangerang (CGK), Bandara Internasional Halim Perdanakusuma Jakarta (HLP) dan Bandara Husein Sastranegara Bandung (BDO) mengalami pembatalan.

Nugroho menyebutkan telah diterbitkan tiga dokumen Notice to Airmen (NOTAM) yang diterbitkan oleh AirNav Indonesia dengan nomor A3395/26 NOTAMR A3387/26, A3396/26 NOTAMR A3386/26, dan C1123/26 NOTAMR C1116/26, terkait pembukaan kembali aerodrome dan pengoperasian kembali operasional penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Tangerang pada 8 September 2026 pukul 00.30 WIB, Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta nomor pada 8 September 2026 pukul 00.40 WIB, dan Bandara Husein Sastranegara Bandung pada 8 September 2026 pukul 00.42 WIB.

“Hal ini (operasional kembali) menyusul penerbitan NOTAM dari AirNav Indonesia yang menyatakan kondisi ruang udara telah aman untuk operasional penerbangan, serta menyusul prosedur pemastian kesiapan operasional dan infrastruktur di tiga bandara tersebut,” ujar Nugroho Jati.

Baca juga: Koster pastikan pembatalan penerbangan tak ganggu rute internasional

Baca juga: Bandara Bali catat 13 ribu penumpang terdampak erupsi dalam dua hari

Berkenaan dengan operasional kembali tiga rute tersebut, ia menyampaikan manajemen Bandara I Gusti Ngurah Rai telah berkoordinasi terkait persiapan layanan dengan maskapai penerbangan dan ground handling terkait armada pesawat dan jadwal penerbangan.

“Dari delapan maskapai yang melayani tiga rute ini, mayoritas telah kembali melayani operasional penerbangan secara normal,” ucapnya.

Berdasarkan koordinasi dengan maskapai penerbangan, maskapai yang telah kembali melayani operasional penerbangan secara normal sesuai jadwal adalah Garuda Indonesia, Citilink, Lion Air, Batik Air, NAM Air, Indonesia AirAsia dan Pelita Air.

Garuda Indonesia turut melakukan skenario operasional penggantian jenis pesawat dari narrow body menjadi wide body aircraft untuk sejumlah penerbangan untuk rute Bandara Soekarno-Hatta Tangerang.

Meski rute ini sudah dilayani kembali, terdapat satu maskapai yaitu TransNusa yang semestinya melakukan empat penerbangan pada hari ini namun dibatalkan, sehingga Nugroho Jati meminta calon penumpang tetap berkoordinasi dengan maskapai untuk memastikan penerbangannya.

“Kami turut mengimbau kepada calon penumpang pesawat udara untuk senantiasa berkoordinasi dengan maskapai penerbangan untuk memastikan status dan jadwal penerbangan sebelum berangkat ke bandara,” katanya.

Meski situasi dampak erupsi Gunung Anak Krakatau membaik, pengelola bandara tetap menyediakan layanan informasi dan kontak 172 untuk informasi kebandarudaraan.

Baca juga: Bandara Bali catat 42 penerbangan terdampak erupsi hingga Minggu sore

Baca juga: Bandara Bali layani 13,2 juta penumpang hingga Juli 2026

Pewarta: Ni Putu Putri Muliantari
Editor: Agus Salim
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |