Astra salurkan tenda darurat hingga kebutuhan sanitasi ke Sumatera

4 weeks ago 13
Melalui bantuan tenda darurat, air bersih, fasilitas sanitasi, kesiapan ambulans dan bantuan lain di tahap ini, Astra berharap dapat membantu meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak di awal masa pemulihan ini,

Jakarta (ANTARA) - Astra kembali menyalurkan bantuan tanggap darurat, seperti tenda darurat hingga kebutuhan sanitasi, guna mendukung penanganan pasca-bencana bagi masyarakat terdampak bencana banjir bandang dan tanah longsor di wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

“Melalui bantuan tenda darurat, air bersih, fasilitas sanitasi, kesiapan ambulans dan bantuan lain di tahap ini, Astra berharap dapat membantu meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak di awal masa pemulihan ini,” ujar Presiden Direktur Astra Djony Bunarto Tjondro dalam keterangan resminya yang diterima di Jakarta, Jumat.

Bantuan tersebut merupakan bantuan lanjutan tanggap darurat tahap pertama yang telah disalurkan sejak Desember 2025 dan secara bertahap pendistribusian dilanjutkan pada awal tahun 2026.

Pada tahap pertama, Astra telah menyalurkan 135,68 ton beras, 10.000 liter air bersih layak konsumsi, 5.477 kaleng sarden, 7.881 liter minyak, 1.263 dus mie instan, 1.286 kilogram gula pasir, 1.895 dus teh, 2.560 paket kebutuhan kebersihan dan sanitasi personal serta 992 kaleng susu.

Baca juga: BNPB dirikan tenda belajar darurat bagi siswa terdampak banjir di Aceh

Sementara, bantuan pada tahap ini mencakup 600 unit paket shelter, yang terdiri dari tenda darurat, alas kasur dan selimut, 900 paket sembako, 600 paket kebutuhan kebersihan dan sanitasi personal, renovasi masjid, pembangunan 5 unit instalasi air bersih dan fasilitas sanitasi, 750 paket perlengkapan sekolah, 620 perlengkapan ibadah, serta layanan bantuan medis.

Dalam pendistribusian, Astra juga terus bersinergi dengan berbagai lembaga kemanusiaan serta instansi pemerintah. Bantuan disalurkan ke sejumlah wilayah terdampak, meliputi Tamiang, Langsa, dan Bireuen di Aceh, Tapanuli Tengah dan Tapanuli Selatan di Sumatera Utara, serta Kabupaten Agam di Sumatera Barat.

Selain itu, upaya penanganan pasca-bencana di wilayah terdampak juga dilakukan melalui kolaborasi Grup Astra bersama Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, yang dilaksanakan secara bertahap sejak 26 Desember 2025 melalui pemeriksaan dan perbaikan unit ambulans serta kendaraan operasional dinas kesehatan di wilayah terdampak.

Hingga saat ini, sebanyak 126 unit ambulans yang tersebar di 4 titik di Aceh, 17 titik di Sumatera Utara, dan 10 titik di Sumatera Barat telah diperiksa dan diperbaiki.

Baca juga: 39 siswa SMA Muhammadiyah Salareh Aia Agam belajar di tenda darurat

Pewarta: Putu Indah Savitri
Editor: Abdul Hakim Muhiddin
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |