Jakarta (ANTARA) - Sebanyak 1.743 pohon rawan tumbang yang tersebar di delapan kecamatan se-Jakarta Pusat telah dipangkas sejak Januari hingga pekan kedua Februari 2026.
"Total 1.734 pohon rawan tumbang kami lakukan kegiatan pemangkasan untuk mengantisipasi saat musim hujan," kata Kepala Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Jakarta Pusat Mila Ananda di Jakarta, Jumat.
Kegiatan pemangkasan pohon rawan tumbang itu, kata dia, merupakan tindak lanjut aspirasi warga yang disampaikan melalui kanal pengaduan maupun surat.
"Termasuk dari hasil pemantauan lapangan," ujar Mila.
Pemangkasan pohon dibagi menjadi tiga kategori, yakni pangkas ringan (merapikan), sedang (banyak cabang yang dipotong), dan berat (memotong ketinggian dan cabang yang dikhawatirkan tumbang).
Pohon-pohon yang dipangkas itu dinilai rawan tumbang saat kondisi cuaca ekstrem atau curah hujan tinggi disertai angin kencang atau berada di akses infrastruktur, misalnya di saluran air, sisi jalan, serta pohon yang keropos, kering dan mati.
Baca juga: Sudin Tamhut Jakbar tanam pohon dan tanaman hias di Kalideres
Mila menyebutkan dari ribuan pohon rawan tumbang tersebut, sebanyak 1.040 pohon di antaranya dilakukan pemangkasan sedang, 390 pemangkasan berat, dan 57 pohon ditebang.
"Pemangkasan dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya tumbang disebabkan kondisi hujan intensitas tinggi disertai hujan," jelas Mila.
Selain itu, pihaknya juga telah melakukan penanganan 48 pohon sempal dan tumbang selama Januari hingga pekan kedua Februari 2026.
"Penanganan pohon sempal dan tumbang ditangani pasukan hijau dari sudin dan satpel di delapan kecamatan se-Jakarta Pusat," ucap Mila.
Lebih lanjut, dia mengungkapkan Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI Jakarta menanggung biaya kerugian materiel dan pengobatan bagi korban pohon tumbang di lahan yang merupakan aset milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.
Pemprov DKI Jakarta menentukan batas maksimal kerugian. Pada kerugian materiil, seperti bangunan dan kendaraan maksimal Rp25 juta, sedangkan untuk korban yang meninggal dunia maksimal Rp50 juta.
Baca juga: Cuaca ekstrem, puluhan petugas evakuasi pohon tumbang di Jaktim
Baca juga: Pohon tinggi 10 meter di Kelapa Dua Wetan Jaktim tumbang
Pewarta: Siti Nurhaliza
Editor: Rr. Cornea Khairany
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

















































