Angin kencang rusak puluhan rumah di Jawa Barat dan NTT

1 week ago 13

Jakarta (ANTARA) - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat kejadian angin kencang yang melanda sejumlah wilayah di Indonesia, khususnya Provinsi Jawa Barat dan Nusa Tenggara Timur, menyebabkan ratusan warga terdampak serta kerusakan pada puluhan rumah dan fasilitas umum.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari di Jakarta, Selasa, mengatakan bahwa angin kencang di Kabupaten Ciamis, Jawa Barat berdampak pada 137 jiwa warga setempat.

"Dari jumlah tersebut, tiga jiwa dilaporkan mengungsi ke lokasi yang lebih aman. Angin kencang juga menyebabkan kerusakan pada 44 unit rumah warga serta empat unit fasilitas umum," kata dia.

Abdul menyampaikan BPBD Kabupaten Ciamis telah melakukan pembersihan material, penyaluran bantuan logistik, serta perbaikan rumah warga terdampak untuk mempercepat pemulihan pascakejadian.

Peristiwa serupa sebelumnya juga terjadi di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu (25/1), khususnya di Kecamatan Citeureup dan Kecamatan Caringin. Sebanyak 90 warga terdampak, dengan 16 jiwa mengungsi ke rumah kerabat.

Pusdalops BNPB melaporkan hasil pendataan yang diterima tercatat 15 unit rumah mengalami rusak ringan, delapan unit rusak sedang, dan tiga unit rusak berat.

Sementara itu, angin kencang pascahujan dengan intensitas tinggi juga melanda Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur, pada Sabtu (24/1), yang berdampak pada 188 jiwa dan menyebabkan tiga warga mengalami luka-luka.

Abdul menyebutkan bahwa angin kencang tersebut merusak 43 unit rumah warga dan BPBD Kota Kupang bersama instansi terkait telah melakukan penanganan kesehatan bagi korban, pembersihan material, serta penyaluran bantuan kebutuhan dasar.

"Hingga kini, sebagian rumah warga telah selesai diperbaiki," cetusnya.

Atas rentetan peristiwa tersebut BNPB mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem, khususnya angin kencang yang dapat terjadi setelah hujan lebat, serta segera melapor kepada aparat setempat jika terjadi kondisi darurat.

Baca juga: BNPB imbau waspada hujan lebat dan angin kencang hingga 29 Januari

Baca juga: BPBD catat 25 unit rumah rusak akibat angin kencang

Baca juga: BMKG: Waspada angin kencang dampak Siklon Luana di Jateng selatan

Pewarta: M. Riezko Bima Elko Prasetyo
Editor: Nurul Hayat
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |