Anggota DPR sebut koreksi Prabowo atas desain IKN momen percepatan

3 weeks ago 11
Perubahan desain IKN jangan sampai menggeser target IKN sebagai ibu kota politik tuntas di tahun 2028

Jakarta (ANTARA) - Anggota Komisi II DPR RI Muhammad Khozin menilai bahwa koreksi desain dan fungsi Ibu Kota Nusantara (IKN) dari Presiden Prabowo Subianto adalah momentum untuk percepatan pembangunan proyek tersebut.

Menurut dia, usulan dari Prabowo itu perlu segera dieksekusi agar target IKN untuk bisa menjadi ibu kota politik Republik Indonesia di tahun 2028 bisa tercapai.

"Perubahan desain IKN jangan sampai menggeser target IKN sebagai ibu kota politik tuntas di tahun 2028," kata Khozin di Jakarta, Rabu.

Dia menilai kunjungan perdana Prabowo ke IKN sebagai Presiden Republik Indonesia juga menjadi momentum penting agar pembangunan IKN bisa lebih fokus.

Dia menilai usulan perubahan desain dan fungsi IKN oleh Presiden secara normatif menjadi landasan bagi Otoritas IKN (OIKN) untuk menuntaskan pembangunan IKN. Menurut dia, perubahan desain yang diusulkan memiliki pesan bahwa IKN sebagai ibu kota politik menjadi lebih konkret.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto memberikan sejumlah instruksi kepada Otoritas Ibu Kota Nusantara (OIKN), dan koreksi di antaranya mengenai desain dan fungsi terkait pembangunan kompleks eksekutif, legislatif, dan yudikatif di Ibu Kota Nusantara, Kalimantan Timur, Selasa.

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi, yang juga Juru Bicara Presiden, kepada wartawan saat ditemui di Kabupaten Malang, Jawa Timur, Selasa, menjelaskan OIKN beserta Kementerian Pekerjaan Umum diminta untuk melakukan sejumlah perbaikan, dan mempercepat pembangunan sehingga IKN sebagai Ibu Kota Politik dapat terwujud sesuai target yaitu pada tahun 2028.

"Tadi malam (12/1) Beliau (Presiden, red.) mendarat di IKN bersama dengan beberapa menteri untuk tadi pagi mendapatkan update dari Ketua OIKN berkenaan dengan progres pembangunan Ibu Kota Nusantara kita, yang Bapak Presiden memang sejak awal memberikan penekanan untuk mempercepat proses pembangunan apa namanya fasilitas yang akan dipergunakan untuk legislatif maupun yudikatif, yang harapannya bisa selesai tahun 2028," kata Prasetyo Hadi.

Baca juga: Di IKN, Prabowo beri koreksi soal desain dan fungsi kepada OIKN

Baca juga: Prabowo cek Istana Negara di IKN dan lokasi pembangunan SMA TN

Pewarta: Bagus Ahmad Rizaldi
Editor: Tasrief Tarmizi
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |