Aldila dan Janice jaga peluang raih emas tenis ganda putri

1 month ago 31

Jakarta (ANTARA) - Pasangan ganda putri Indonesia, Aldila Sutjiadi dan Janice Tjen, memelihara peluang untuk meraih medali emas SEA Games Thailand 2025 dari nomor tenis ganda putri setelah mereka mengukir kemenangan 2-0 atas pasangan Filipina Stefi Marithe Aludo/Tenniele Madis pada pertandingan semifinal di National Tennis Development Center, Nothanburi, Rabu.

Duet Aldila/Janice tidak menemui kesulitan berarti untuk menundukkan lawannya di semifinal tersebut. Mereka mengunci kemenangan dua set dengan skor meyakinkan 6-1, 6-1.

Mereka akan memainkan pertandingan perebutan medali emas melawan Lanlana Tararudee/Peangtarn Plipuech pada Kamis (18/12).

Keberhasilan Aldila/Janice untuk melaju ke final dan menjaga peluang meraih medali emas itu menjadi satu-satunya kemenangan wakil Indonesia di cabang olahraga tenis pada Rabu. Sebab atlet-atlet tenis Indonesia lainnya harus menelan kekalahan pada hari yang sama.

Baca juga: Aldila Sutjiadi jaga konsistensi jelang final beregu putri SEA Games

Pasangan ganda putri lainnya, Anjali Kirana Junarto/Priska Madelyn Nugroho, harus menyerah dua set langsung dari wakil tuan rumah Lanlana Tararudee/Peangtarn Plipuech dengan skor 6 (5)-7, 2-6.

Keberhasilan Aldila melaju ke final ganda putri, tidak diikutinya pada nomor ganda campuran. Berpasangan dengan Christopher Rungkat, pasangan Indonesia itu justru harus menelan kekalahan 6-4, 3-6, 5-10 dari Pruchya Isaro/Peangtarn Plipuech di semifinal.

Pada nomor tunggal putra, lamgkah satu-satunya petenis Indonesia yang tersisa Muhammad Rifqi Fitriadi terhenti di semifinal, setelah ia kalah dua set langsung 2-6, 5-7 dari Kasidit Samrej.

Rifqi juga harus menelan kekalahan pada semifinal ganda putra. Ia yang berpasangan dengan seniornya, Christopher Rungkat, takluk 2-6, 6-7 (7-9) dari pasangan Thailand Pawit Sornlaksup/Wishaya Trongcharoenchaikul.

Baca juga: Tenis putra Indonesia raih medali emas SEA Games 2025, susul tim putri

Pasangan ganda putra lainnya, Anthony Susanto/Lucky Candra Kurniawan juga tidak mampu berbuat banyak dan menelan kekalahan 2-6, 3-6 dari pasangan Thailand Purchya Isaro/Maximus Parasol Jones.

Meski perjalanan sebagian besar petenis Indonesia terhenti di semifinal, namun karena SEA Games tidak mengadakan pertandingan perebutan medali perunggu, maka otomatis para semifinalis berhak atas medali tersebut.

Dengan demikian, pada Rabu, cabang olahraga tenis sudah menambah koleksi lima medali perunggu dari nomor tunggal putra, ganda putra (dua medali), ganda putri, dan ganda campuran.

Sebelumnya, cabang olahraga tenis sudah menyumbangkan dua medali emas, yakni dari nomor beregu putri dan beregu putra di SEA Games 2025.

Baca juga: Dominasi nomor beregu SEA Games bukti kebangkitan prestasi tenis

Pewarta: A Rauf Andar Adipati
Editor: Junaydi Suswanto
Copyright © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |