Jakarta (ANTARA) - Striker anyar Persija Jakarta Alaaeddin Ajaraie mengaku tetap bersyukur setelah gol debutnya melawan Madura United dianulir karena wasit memutuskan untuk mengulang penalti yang ditendang oleh Maxwell Souza.
Dalam laga pekan ke-18 BRI Super League 2025/2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Jumat (23/1), Alaaeddine sempat mencetak gol saat ia menyambut bola muntah dari kiper Mochammad Diky yang menepis tendangan penalti Maxwell.
Alaaeddine melakukan selebrasi khasnya, namun gol itu tak disahkan. Penalti pun diulang dan di kesempatan ini Maxwell menuntaskan tugasnya dengan baik.
Baca juga: Pertama nonton langsung Liga Indonesia, ini kata John Herdman
"Itu tidak apa-apa, Alhamdulilah. Insyaallah (di laga) selanjutnya saya bisa (cetak gol)," kata Alaaeddine di mixed zone SUGBK, Jumat (23/1).
Pemain yang didatangkan dengan status pinjaman dari klub India, NorthEast United itu memulai debutnya pada menit ke-70 saat ia menggantikan Witan Sulaeman.
"Alhamdulillah, saya pikir (kemenangan) ini berkat kerja sama (tim)," kata striker kelahiran Rabat, Maroko tersebut.
Sementara itu, pada jumpa pers pasca pertandingan, pelatih Persija Mauricio Souza memuji performa Alaaeddin. Ia percaya, top skor Liga India musim lalu dengan koleksi 23 gol itu akan segera mendapatkan performa puncaknya.
Baca juga: Persija rekrut Shayne Pattynama karena bisa main di berbagai posisi
"Untuk Aladin akan ada waktunya untuk dapatkan performa puncaknya. Dia pemain cepat, dia punya kualitas bagus untuk duel satu lawan satu yang baik," kata Souza.
Kememangan ini membuat tim Macan Kemayoran mengoleksi 38 poin di posisi ketiga, mengoleksi poin yang sama dengan Persib Bandung di posisi kedua, dan selisih dua poin dari Borneo FC sebagai pemuncak klasemen.
Di laga berikutnya, Persija akan bersua Persita Tangerang dalam laga tandang yang dimainkan di Indomilk Arena, pada pekan depan, Jumat (30/1) pukul 15.30 WIB.
Baca juga: Kalahkan Madura United 2-0, Persija kembali ke jalur kemenangan
Pewarta: Zaro Ezza Syachniar
Editor: Fitri Supratiwi
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































