Akhir 2025, Masjid Al Markaz Makassar gelar zikir dan doa bersama

1 month ago 27

Makassar (ANTARA) - Doa dan zikir bersama menutup tahun 2025 di Masjid Al Markaz Al Islami, Makassar sebagai momen refleksi diri untuk melangkah lebih baik pada tahun mendatang.

"Kegiatan ini menjadi momentum refleksi diri sekaligus harapan akan kehidupan yang lebih baik di tahun mendatang," kata Habib Mahmud Umar Alhamid yang memimpin doa dan zikir tersebut di Makassar, Rabu malam.

Jamaah dari berbagai kalangan mulai berdatangan sejak sore hari dan melakukan doa dan zikir secara khusyuk setelah sholat Magrib hingga Isya.

Ketika lantunan ayat suci Al-Qur’an, zikir, dan shalawat menggema di masjid terbesar di kawasan Indonesia Timur tersebut, semua jamaah memanjatkan doa sebagai ungkapan syukur atas perjalanan satu tahun yang telah dilalui.

Selain itu, jamaah juga memohon ampunan dan keberkahan untuk menyongsong tahun baru. Doa dan zikir bersama ini dipimpin oleh habib dan tokoh agama setempat.

Melalui tausiyah ke jamaah, Habib mengajak untuk menjadikan pergantian tahun sebagai sarana muhasabah atau introspeksi diri, memperbaiki akhlak, memperkuat keimanan, serta meningkatkan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

"Kegiatan ini bukan sekadar menyambut pergantian tahun, tetapi menjadi ajang refleksi spiritual agar kita melangkah ke tahun 2026 dengan niat dan amal yang lebih baik,” ujar salah satu pengurus Masjid Al Markaz Al Islami, KH Muammar.

Selain sebagai bentukan ibadah, lanjut dia, kegiatan ini juga menjadi alternatif positif bagi masyarakat untuk mengisi malam pergantian tahun dengan aktivitas religius yang menenangkan. Panitia masjid mengimbau jamaah untuk menjaga ketertiban dan kekhusyukan selama kegiatan berlangsung.

Doa dan zikir bersama ini ditutup dengan menggalang solidaritas terhadap masyarakat yang tertumpah bencana di tiga provinsi di Sumatera.

Baca juga: Doa lintas iman di TMII dipanjatkan bagi korban bencana di Sumatera

Baca juga: 25 ucapan Islami "Selamat Tahun Baru 2026", penuh doa dan bermakna

Pewarta: Suriani Mappong
Editor: M Razi Rahman
Copyright © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |