Afsel, Jerman bantu Thailand dalam arbitrase PBB dengan Kamboja

3 days ago 7

Istanbul (ANTARA) - Thailand menunjuk para ahli hukum dari Afrika Selatan dan Jerman untuk mewakilinya dalam proses konsiliasi yang didukung PBB yang diprakarsai oleh Kamboja untuk menyelesaikan sengketa maritim yang telah berlangsung lama di Teluk Thailand, Selasa (16/6).

Kementerian Luar Negeri Thailand mengumumkan penunjukan ahli hukum Jerman Rudiger Wolfrum dan ahli hukum maritim Afrika Selatan Albert Hoffmann sebagai konsiliator untuk proses di bawah Konvensi PBB tentang Hukum Laut (UNCLOS), menurut laporan Thai PBS World.

Langkah itu menyusul keputusan Kamboja untuk memulai proses konsiliasi wajib setelah Thailand menarik diri dari nota kesepahaman tahun 2001 yang telah menyediakan kerangka kerja untuk negosiasi atas klaim maritim yang tumpang tindih di Teluk Thailand.

Bangkok mengatakan mekanisme konsiliasi tidak melibatkan putusan yang mengikat dan tetap terpisah dari isu-isu yang berkaitan dengan kedaulatan, sambil menegaskan kembali komitmennya untuk menyelesaikan sengketa melalui cara damai dan hukum internasional.

Kamboja telah menunjuk Wakil Perdana Menteri dan Menteri Luar Negeri Prak Sokhonn sebagai perwakilannya dalam proses tersebut, bersama dengan para ahli hukum internasional yang dipilih oleh Phnom Penh, menurut CamboJA News.

Perselisihan itu berpusat pada klaim wilayah yang tumpang tindih di Teluk Thailand yang diyakini mengandung sumber daya gas alam dan minyak bumi yang substansial, menjadikannya salah satu sengketa maritim yang belum terselesaikan dan paling signifikan secara ekonomi di Asia Tenggara.

Kedua negara tetangga tersebut telah berupaya mengelola ketegangan melalui jalur diplomatik meskipun terjadi perselisihan berkala mengenai batas maritim dan hak pengembangan sumber daya.

Proses konsiliasi diharapkan dapat membentuk panel yang akan memfasilitasi negosiasi dan menawarkan rekomendasi yang bertujuan untuk membantu kedua pihak mencapai penyelesaian yang saling diterima.

Sumber: Anadolu

Baca juga: Thailand dan Kamboja tingkatkan upaya atasi perselisihan

Baca juga: Thailand akhiri MoU maritim 2001 dengan Kamboja

Penerjemah: Cindy Frishanti Octavia
Editor: Arie Novarina
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |