- Sabtu, 23 Mei 2026 22:00 WIB
Tengganai Basemen (kiri) dan keluarga dari kelompok Orang Rimba membelah buah pinang yang dipanen di zona pemanfaatan Taman Nasional Bukit Duabelas (TNBD), Sarolangun, Jambi, Sabtu (23/5/2026). Komunitas Konservasi Indonesia (KKI) Warsi mendampingi sebanyak 42 Kepala Keluarga kelompok Orang Rimba yang mendiami 56,5 hektare zona pemanfaatan TNBD setempat sejak 2018 mulai beradaptasi dengan kebiasaan bertani atau berkebun dari sebelumnya berburu dan meramu seiring masifnya perubahan ruang hidup dan lingkungan mereka yang mengakibatkan sulitnya mencari hewan buruan dan hasil hutan bukan kayu. ANTARA FOTO/Wahdi Septiawan/hma
Tengganai Basemen dari kelompok Orang Rimba membawa buah pinang yang dipanen di zona pemanfaatan Taman Nasional Bukit Duabelas (TNBD), Sarolangun, Jambi, Sabtu (23/5/2026). Komunitas Konservasi Indonesia (KKI) Warsi mendampingi sebanyak 42 Kepala Keluarga kelompok Orang Rimba yang mendiami 56,5 hektare zona pemanfaatan TNBD setempat sejak 2018 mulai beradaptasi dengan kebiasaan bertani atau berkebun dari sebelumnya berburu dan meramu seiring masifnya perubahan ruang hidup dan lingkungan mereka yang mengakibatkan sulitnya mencari hewan buruan dan hasil hutan bukan kayu. ANTARA FOTO/Wahdi Septiawan/hma
Temenggung Nyenong dari kelompok Orang Rimba membawa umbi-umbian yang dipanen di zona pemanfaatan Taman Nasional Bukit Duabelas (TNBD), Batang Hari, Jambi, Sabtu (23/5/2026). Komunitas Konservasi Indonesia (KKI) Warsi mendampingi sebanyak 42 Kepala Keluarga kelompok Orang Rimba yang mendiami 56,5 hektare zona pemanfaatan TNBD setempat sejak 2018 mulai beradaptasi dengan kebiasaan bertani atau berkebun dari sebelumnya berburu dan meramu seiring masifnya perubahan ruang hidup dan lingkungan mereka yang mengakibatkan sulitnya mencari hewan buruan dan hasil hutan bukan kayu. ANTARA FOTO/Wahdi Septiawan/hma
Tengganai Basemen (kiri) dan keluarga dari kelompok Orang Rimba berfoto di rumahnya yang berada di zona pemanfaatan Taman Nasional Bukit Duabelas (TNBD), Sarolangun, Jambi, Sabtu (23/5/2026). Komunitas Konservasi Indonesia (KKI) Warsi mendampingi sebanyak 42 Kepala Keluarga kelompok Orang Rimba yang mendiami 56,5 hektare zona pemanfaatan TNBD setempat sejak 2018 mulai beradaptasi dengan kebiasaan bertani atau berkebun dari sebelumnya berburu dan meramu seiring masifnya perubahan ruang hidup dan lingkungan mereka yang mengakibatkan sulitnya mencari hewan buruan dan hasil hutan bukan kayu. ANTARA FOTO/Wahdi Septiawan/hma
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































