Jakarta (ANTARA) - Pemulihan wilayah terdampak banjir dan tanah longsor di Provinsi Aceh terus menunjukkan perkembangan positif seiring pembersihan jalan, saluran air, dan fasilitas umum yang dilakukan secara serentak oleh prajurit TNI bersama masyarakat.
Berdasarkan keterangan Tim Media Presiden yang diterima di Jakarta, Minggu, melaporkan bahwa kegiatan pembersihan difokuskan pada pengembalian fungsi sarana publik yang tertutup lumpur dan material sisa banjir agar aktivitas sosial dan ekonomi warga dapat kembali berjalan normal.
Baca juga: TNI dan warga sinergi perbaiki jembatan di Aceh
Di Desa Kubu, Kecamatan Peusangan Siblah Krueng, Kabupaten Bireuen, TNI mengerahkan ekskavator untuk membersihkan lumpur tebal yang menutup badan jalan dan menghambat akses warga menuju pusat aktivitas.
Upaya serupa dilakukan di Desa Dayah Kruet, Kecamatan Meurah Dua, Kabupaten Pidie Jaya. Alat berat milik Zeni TNI AD diturunkan untuk menyingkirkan endapan lumpur kering yang menutupi ruas jalan utama desa tersebut.
Pembersihan juga menyasar wilayah terdampak longsor di Kabupaten Gayo Lues. Alat berat dikerahkan untuk membuka kembali akses jalan Blangkejeren-Kutacane atau Agra di Kecamatan Putri Betung serta di Dusun Berawang Salam, Kecamatan Pining, yang sebelumnya tertutup material longsor.
Selain jalan, saluran air turut dibersihkan untuk mencegah genangan susulan. Di Desa Sah Raja, Kecamatan Pante Bidari, Kabupaten Aceh Timur, prajurit TNI bersama warga membersihkan gorong-gorong dengan peralatan manual. Kegiatan serupa dilakukan di Desa Beurawang, Kecamatan Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya.
Baca juga: TNI-AD operasikan alat berat, pulihkan lintas Gayo Lues-Aceh Timur
Baca juga: Warga dan TNI bangun masjid darurat di Tetingi Aceh
Pembersihan fasilitas umum lainnya juga dilakukan, antara lain lapangan futsal di Desa Petrik, Kecamatan Pining, Kabupaten Gayo Lues, serta Kantor Koperasi Unit Desa Meureudu di Kabupaten Pidie Jaya.
Upaya ini menjadi bagian dari langkah terpadu pemerintah dan TNI dalam mempercepat pemulihan Aceh, sehingga masyarakat setempat diharapkan dapat segera bangkit dan menjalankan aktivitas sehari-hari secara normal kembali.
Pewarta: M. Riezko Bima Elko Prasetyo
Editor: Endang Sukarelawati
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































