Meulaboh (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Aceh Barat melakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan BPSDM Kementerian Perhubungan dalam program pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia di bidang transportasi, di Jakarta, Kamis.
“Kerja sama ini menjadi angin segar bagi putra-putri Aceh Barat yang bercita-cita menempuh pendidikan kedinasan di sektor transportasi, khususnya di Sekolah Tinggi Transportasi Darat (STTD),” kata Bupati Aceh Barat Tarmizi dalam keterangan diterima di Meulaboh, Kamis.
Ia mengatakan, melalui kerja sama ini, putra-putri Aceh Barat kini memiliki peluang lebih besar untuk melanjutkan pendidikan pada program Diploma III (D-III) maupun Diploma IV (D-IV) di bidang transportasi.
“Dulu seluruh putra-putri Aceh Barat harus bersaing sangat ketat untuk bisa lulus. Namun, sekarang Aceh Barat sudah diberikan kuota khusus sebanyak lima orang setiap tahunnya,” ujar dia.
Tidak hanya itu, Pemkab Aceh Barat juga membuka peluang lebih luas melalui jalur mandiri tanpa batas kuota bagi siswa yang berminat melanjutkan pendidikan dengan pembiayaan pribadi.
Baca juga: Kemenhub gandeng tujuh Pemda perkuat SDM transportasi perkotaan
Menurut Tarmizi, program pendidikan tersebut memiliki prospek menjanjikan karena para lulusan berpeluang langsung memperoleh tiket menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).
“Alhamdulillah, Aceh Barat saat ini sudah memiliki tujuh orang alumnus, bahkan kemarin dua orang telah kami serahkan SK 100 persen PNS,” katanya.
Tarmizi mengatakan, di tengah kondisi fiskal daerah yang masih lemah, keterbatasan Pendapatan Asli Daerah (PAD), serta minimnya lapangan pekerjaan, pemerintah daerah dituntut menghadirkan solusi konkret untuk masa depan generasi muda.
“Kondisi daerah dengan fiskal lemah, kurangnya pendapatan asli daerah, dan lapangan kerja yang terbatas harus dijawab dengan langkah nyata. Maka pemerintah harus menghadirkan solusi-solusi konkret untuk membuka peluang masa depan anak-anak daerah,” katanya.
Baca juga: Kemenhub dorong peningkatan kapasitas SDM pelaut Indonesia
Menurut Tarmizi, kerja sama ini diharapkan menjadi salah satu jalan strategis dalam mencetak SDM unggul Aceh Barat di sektor transportasi sekaligus membuka akses pekerjaan yang lebih pasti bagi generasi muda daerah.
Pewarta: Teuku Dedi Iskandar
Editor: Bambang Sutopo Hadi
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































