Kota Jambi (ANTARA) - Sebanyak 8.864 sumur minyak rakyat di Provinsi Jambi masuk tahap verifikasi dari pihak PT. Pertamina untuk memastikan kebenarannya sebagai tindak lanjut Peraturan Menteri ESDM nomor 14 tahun 2025 untuk peningkatan produksi Migas.
"Rencana akan dilaksanakan kontrak kerja antara koperasi dan PT. Pertamina, maka pada 30 Januari 2026 akan turun ke lapangan melibatkan SKK Migas dari pusat, Sumbagsel maupun dari Kementerian ESDM akan melaksanakan verifikasi faktual di lapangan," kata Kepala Dinas ESDM Provinsi Jambi Tandry Adinegara di Jambi, Kamis.
Tandry menjelaskan, sebanyak 8.864 sumur rakyat yang akan dilakukan verifikasi faktual oleh pemerintah dan Pertamina berada di wilayah Kabupaten Batang Hari. Berada di bawah naungan enam koperasi yang akan di himpun menjadi satu (holding) koperasi.
Saat ini, tercatat 1.021 titik sumur di Kabupaten Batang Hari yang melakukan kontrak kerja sama dengan Pertamina, melalui pengelolaan UMKM (Batang Hari Sinar Energi).
Lanjut dia, sebaran sumur rakyat di Jambi berada di tiga wilayah, meliputi Kabupaten Batang Hari, Sarolangun dan Muaro Jambi.
Sedangkan untuk sumur rakyat di Kabupaten Muaro Jambi dan Sarolangun, sejauh ini belum memiliki kontrak kerja sama dengan Pertamina, karena masih menunggu legalitas pembentukan badan hukum.
Kabupaten Sarolangun, akan mengusulkan pengelolaan sumur rakyat melalui koperasi dan BUMD. Sementara itu, Kabupaten Muaro Jambi akan dikelola melalui BUMD berbadan hukum Perseroan Daerah (Perseroda).
Berdasarkan penetapan tim gabungan (hasil verifikasi), pada 9 Oktober 2025, jumlah titik sumur terbanyak berada di Kabupaten Batang Hari mencapai 9.885 titik sumur, disusul Kabupaten Muaro Jambi, 1.336 titik sumur dan Kabupaten Sarolangun, 288 sebaran sumur rakyat.
"Sudah jalan UMKM Batang Hari, untuk koperasi kita berharap di awal Februari 2026 sudah selesai verifikasi. Dua wilayah lain, Sarolangun dan Muaro Jambi masih menunggu karena di Muaro Jambi lagi proses penyiapan BUMD, dan penetapan direksi dalam bentuk Perseroda, Sarolangun ada dua, koperasi dan BUMD," jelasnya.
Baca juga: Bahlil beri izin sebagian sumur rakyat untuk dongkrak lifting minyak
Baca juga: Sumur Rakyat dan Kemandirian Energi
Baca juga: SKK Migas incar tambahan produksi dari Blok Cepu dan sumur rakyat
Pewarta: Agus Suprayitno
Editor: Biqwanto Situmorang
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































