Kabupaten Tangerang (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang, Banten, mencatat sebanyak 4.352 Kepala keluarga (KK) di daerah itu masih mengungsi di posko dan rumah saudara akibat bencana alam banjir yang melanda sejak tiga pekan lalu.
Kepala BPBD Kabupaten Tangerang Achmad Taufik di Tangerang, Senin, mengatakan saat ini masih terdapat empat wilayah kecamatan dengan 17 desa/kelurahan tergenang banjir dengan ketinggian air 30-50 centimeter.
"Dari total 27 wilayah kecamatan yang terdampak banjir, kini hanya tersisa empat wilayah kecamatan saja, sisanya sudah surut," katanya.
Empat kecamatan yang masih terendam banjir yaitu kecamatan Mekar Baru, Kronjo, Kresek, dan Gunung Kaler. Adapun kecamatan yang sebagian warganya masih terendam banjir diantaranya Kecamatan Kresek di Desa Pasir Ampo 258 KK, Desa Koper 150 KK, dan Patrasana 50 KK.
Baca juga: Banjir di Kabupaten Tangerang meluas, 14.000 KK terdampak
Kemudian di Kecamatan Gunung Kaler di Desa Kedung 220 KK, Gunung Kaler 173 KK, Kandawati 640 KK, Carenang 153 KK, Talok 15 KK, dan Kelor 14 KK.
Selanjutnya di Kecamatan Kronjo di Desa Muncang 27 KK, Pasilian 301KK, Cirumpak 250 KK, Pagedangan Ilir 1.115 KK, dan Pagedangan Udik 645 KK. Sementara di Kecamatan Mekar Baru terdapat di Desa Jenggot 179 KK, Mailiwis 12 KK, dan Kedaung 150 KK.
"Dari empat kecamatan dan 17 kelurahan/desa yang terdampak banjir saat ini, terdapat 4.352 KK yang terdampak. Mereka yang masih terdampak masih mengungsi," ucapnya.
Dia mengatakan banjir yang melanda wilayah Kabupaten Tangerang sebagian besar diakibatkan curah hujan tinggi dan meluapnya Sungai Cidurian dan Cimanceuri.
"Faktor utamanya, curah hujan tinggi dan meluapnya air sungai. Semoga, banjir bisa segera surut. Kalau logistik, Alhamdulillah, lancar dan dipastikan tersalurkan semua kepada masyarakat yang terdampak banjir," katanya.
Baca juga: Banjir di perumahan Cikande Tangerang kembali naik hingga 2,5 meter
Sebagai langkah penanganan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang, telah mendistribusikan bantuan logistik untuk 13.000 KK yang terdampak banjir tersebut.
Kepala Bidang (Kabid) Penanggulangan Bencana pada Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Tangerang Sugih Suryagalih menyebutkan bantuan berupa beras, sarden, mie instan, biskuit, dan minyak goreng.
"Selama tanggal 2 sampai 30 Januari 2026 kami sudah memberikan bantuan logistik kepada kurang lebih 13.000 KK terdampak banjir di seluruh Kabupaten Tangerang," katanya.
Pemkab Tangerang juga telah mendistribusikan perlengkapan pos pengungsian seperti tenda, kasur lipat, selimut, terpal hingga pampers bayi dan lansia.
"Bahkan kami mengadakan dapur umum di beberapa kecamatan seperti Jayanti, Kosambi, Kresek, dan Pasar Kemis," katanya.
Baca juga: BPBD: Lima kecamatan di Tangerang masih terendam banjir
Pewarta: Azmi Syamsul Ma'arif
Editor: Risbiani Fardaniah
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































