26 korban bencana alam di Agam dimakamkan di pemakaman umum 

4 weeks ago 17

Lubuk Basung (ANTARA) - Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Agam, Sumatera Barat mencatat 26 korban bencana hidrometeorologi melanda daerah itu, dimakankan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Sungai Jariang, Kecamatan Lubuk Basung hingga saat ini.

"16 jenazah korban dimakamkan secara massal dan 10 jasad korban dimakamkan secara mandiri," kata Kepala Dinas Sosial Agam Villa Erdi di Lubuk Basung, Sabtu.

Ia mengatakan pemakaman massal dilakukan dua kali. Pemakaman massal pertama untuk 10 jenazah dilakukan pada 11 Desember 2025, sedangkan kedua untuk enam jenazah pada Rabu (7/1).

"Untuk 10 korban lainnya pemakaman secara bertahap, ada satu dan dua korban dimakamkan," katanya.

Baca juga: 24 jenazah korban banjir Sumbar dimakamkan secara massal Rabu siang

Ia mengatakan 21 di antara 26 jenazah korban yang dimakamkan di TPU Sungai Jariang tersebut, dengan kondisi utuh dan lima body part atau bagian tubuh.

Di tempat pemakaman umum Kota Padang, juga ada 17 jenazah korban berasal dari Agam dimakamkan secara massal.

"Jenazah yang telah dimakamkan, sudah ada sebagian yang teridentifikasi" katanya.

Ia mengakui pemakaman umum milik Pemkab Agam dengan luas sekitar 1,5 hektare yang berada sekitar 5-8 kilometer dari pusat pemerintahan.

Pemakaman umum tersebut dibuka semenjak beberapa tahun yang lalu dan saat COVID-19 melanda daerah itu, ada jenazah korban terpapar COVID-19 dimakamkan di lokasi tersebut.

"Sudah ada puluhan makam di lokasi ini," katanya.

Baca juga: Enam jenazah korban banjir bandang di Agam dimakamkan secara massal

Baca juga: 10 jenazah korban banjir bandang di Agam dimakamkan secara massal

Pewarta: Altas Maulana
Editor: M. Hari Atmoko
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |