12 tim siap berburu juara Milklife Soccer Challenge All-Stars 2026

3 hours ago 5

Jakarta (ANTARA) - Sebanyak 12 tim dari berbagai daerah di Indonesia siap berburu gelar juara turnamen sepak bola putri MilkLife Soccer Challenge All-Stars 2026 di Kudus, Jawa Tengah, 23-28 Juni mendatang.

"Setelah menyaring ribuan talenta berbakat dari berbagai kota, kami membawa para calon srikandi terbaik ini ke panggung All-Stars di Kudus," kata Direktur Program MilkLife Soccer Challenge Teddy Tjahjono dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Senin.

Ke-12 tim tersebut yang bersaing dalam kejuaraan yang digagas oleh Bakti Olahraga Djarum Foundation dan didukung penuh oleh Bayan Peduli itu berasal dari berbagai wilayah seperti Jakarta, Tangerang, Bekasi, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Solo, Surabaya, Malang, Kudus, Samarinda dan Banjarmasin.

Ajang yang menjadi puncak rangkaian kompetisi musim 2026 yang mempertemukan para pemain terpilih hasil pembinaan dan seleksi sepanjang musim untuk memperebutkan gelar juara All-Stars.

Teddy menjelaskan bahwa ajang itu menjadi bagian penting dalam mempersiapkan pemain menghadapi level kompetisi yang lebih tinggi. Selain menguji kemampuan teknik dan taktik, para peserta juga dituntut menunjukkan kesiapan mental serta karakter bertanding menghadapi lawan-lawan dengan kualitas yang relatif setara.

Baca juga: PSSI gandeng Prancis perkuat pembinaan sepak bola putri

"Ajang ini merupakan puncak dari komitmen kami dalam mengawal ekosistem sepak bola putri usia dini di Indonesia," katanya.

Berbeda dengan gelaran tahun lalu yang mempertandingkan 7 vs 7, edisi All-Stars kali ini mengadopsi format 9 vs 9 guna meningkatkan level kompetisi sebelum melangkah ke jenjang yang lebih profesional.

Dari sisi durasi pertandingan diperpanjang menjadi 2 x 20 menit dengan waktu istirahat 10 menit, sementara tahun lalu 2 x 15 menit dengan jeda turun minum 5 menit. Luas lapangan masih sama, yakni 50 x 35 meter dan gawang berukuran 2 x 5 meter.

MilkLife Soccer Challenge All-Stars 2026 juga berinovasi dengan menambah kuota masing-masing tim dari sebelumnya 14 pemain menjadi 16 pemain yang didampingi empat ofisial.

Adapun untuk pemain non-MLSC atau bintang tamu, ketentuannya masih sama seperti tahun lalu, yakni masing-masing tim boleh diperkuat oleh maksimal dua pemain dengan syarat maksimal kelahiran tahun 2012 dan masih duduk dibangku kelas 6 SD.

Head Coach MilkLife Soccer Challenge Jacksen F. Tiago mengatakan bahwa proses seleksi dan pembentukan tim All-Stars dilakukan dengan melibatkan tim pemandu bakat serta pelatih dari berbagai daerah untuk memastikan kualitas kompetisi tetap terjaga.

Baca juga: SIG fasilitasi pembinaan talenta muda sepak bola melalui SSB

Hadirnya pemain bintang tamu pilihan tim pemandu bakat bertujuan guna menambah atmosfer kompetitif serta meningkatkan akselerasi peserta MilkLife Soccer Challenge. Meski begitu, di menekankan bahwa ajang itu adalah kompetisi pembinaan usia dini yang mengedepankan pembentukan mental anak-anak sehingga tidak perlu diberikan beban berat.

Ia menjelaskan bahwa tim pemandu bakat kami melihat persaingan yang jauh lebih merata dan kompetitif dibanding tahun sebelumnya. Ditambah lagi, All-Star tahun ini menjadi bagian penting dari trilogi sepak bola putri nasional, yang akan membuka jalan bagi para pemain terbaik untuk melangkah ke turnamen besar berskala internasional.

Ajang tersebut, kata dia, menjanjikan momentum luar biasa bagi para pemain untuk menikmati permainan. Para pemain akan berjuang merebut trofi, namun hal yang paling penting adalah manfaatkan momentum itu untuk menciptakan sejarah, kenangan yang indah karena merupakan langkah awal menuju puncak karier.

"Nikmati setiap saat, setiap detik momen ini. Tugas pelatih bukan memaksa mereka meraih kemenangan, tapi membuat mereka berkembang hingga bisa bertemu dengan potensi terbaik di masa depan," katanya.

Persaingan menuju gelar juara akan diawali melalui fase grup yang mempertemukan tim-tim dari berbagai daerah dengan karakter permainan yang beragam. Pada Minggu (21/6), telah dilakukan pengundian untuk babak penyisihan. Grup A diisi Surabaya, Jakarta, Malang dan Samarinda. Grup B diiri Solo, Yogyakarta, Semarang, dan Banjarmasin, dan Grup C diisi Kudus, Bandung, Tangerang, dan Bekasi.

Babak penyisihan akan berlangsung pada 23-25 Juni dengan menggunakan sistem setengah kompetisi. Setelah itu, babak perempat final (26 Juni) sampai final (28 Juni) akan menggunakan sistem gugur.

Baca juga: Konsistensi kompetisi jadi kunci fondasi sepak bola putri nasional

Baca juga: MilkLife Soccer Challenge permudah PSSI siapkan bibit sepak bola putri

Pewarta: Aloysius Lewokeda
Editor: Junaydi Suswanto
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |