Jakarta (ANTARA) - Aktris Yuki Kato membagikan pengalamannya ketika penglihatannya menjadi buram akibat terkena mata kering atau dry eyes.
“Dulu mungkin kepedulian atau edukasi terhadap mata kering itu belum terlalu paham ya, jadi yang aku kira itu hanya kayak ya sudah, ini capek biasa saja,” kata Yuki dalam temu media di Jakarta, Jumat.
Yuki bercerita awalnya ia menduga matanya mengalami kelelahan akibat terlalu sering bermain gadget dan membaca naskah atau buku di ruangan yang minim akan cahaya.
Baca juga: Pentingnya konsultasi dengan dokter untuk atasi mata kering
Rasa lelah itu tidak pernah dikonsultasikan dan ia hanya mengambil waktu istirahat atau tertidur. Saat senggang, ia memilih untuk melakukan peregangan mata.
Namun seiring berjalannya waktu, Yuki mengaku ketika sedang fokus berkegiatan, penglihatannya tiba-tiba menjadi buram. Matanya juga terasa lelah.
“Saat akhirnya aku coba cari tahu tentang kesehatan mata. Ternyata apa yang aku suka alami ya itu lebih ke kelelahan mata,” ujarnya.
Baca juga: Mata kering tak diobati bisa picu kerusakan fisik hingga psikologis
Wanita kelahiran 1995 itu kemudian mulai banyak mengedipkan mata supaya penglihatannya kembali normal. Sayangnya, ada waktu di mana dirinya dikira menggoda orang yang lewat di sekitarnya.
“Eh tiba-tiba ada cowok lewat, terus dia kayak ih digenitin Yuki Kato, padahal mata aku blur, bukan genit,” candanya sambil tertawa.
Selain membawa matanya istirahat, Yuki mengatakan sang ibu kerap membantunya membuat matanya jadi lebih lembap menggunakan obat tetes mata yang disesuaikan dengan kondisinya.
Baca juga: Kenali sejumlah faktor yang bisa picu masalah mata kering
Meski sedang memiliki kegiatan, ibunya tetap bersikeras melembapkan mata Yuki agar produktivitas sang anak tidak terganggu atau jadi lebih parah. Ibunya juga membatasi agar Yuki tidak terlalu lama bermain ponsel.
Dalam kesempatan itu, Yuki menekankan pengalamannya merupakan salah satu contoh dari bahaya mengalami mata lelah. Oleh karenanya, ia mengajak masyarakat untuk lebih memperhatikan kesehatan mata serta berkonsultasi jika mengalami gejala mata kering.
Misalnya, mata terasa sepet, perih, dan lelah sudah muncul sejak lama. Masyarakat juga disarankan untuk mencari berbagai informasi dari sumber tepercaya untuk memahami lebih jauh soal dampak yang diakibatkan oleh mata kering.
Baca juga: Waspada "lupa kedip" karena waktu tatap layar tinggi, ini kata dokter
Baca juga: Dokter: Kompres mata kering dengan handuk hangat bukan dingin
Pewarta: Hreeloita Dharma Shanti
Editor: Siti Zulaikha
Copyright © ANTARA 2025
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

















































